Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

NgabangTimes.Com – Lingkungan alam merupakan penopang utama kehidupan manusia. Segala kebutuhan dasar, mulai dari air yang diminum hingga udara yang dihirup, semuanya bersumber dari alam. Oleh karena itu, merawat kelestarian bumi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap individu.

Mengutip informasi dari kanal resmi Majalah Bobo, terdapat berbagai langkah praktis yang dapat dilakukan sehari-hari untuk memastikan bumi tetap sehat. Upaya perlindungan ekosistem ini bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah sendiri.

Berikut adalah empat langkah nyata yang bisa diterapkan untuk menjaga kelestarian bumi:

1. Menghemat Penggunaan Air Bersih

Meski sebagian besar permukaan bumi tertutup air, ketersediaan air yang layak konsumsi ternyata sangat terbatas. Faktanya, hanya sekitar 1% dari total air di bumi yang dapat dikonsumsi oleh manusia.

Aksi nyata yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan diri mematikan kran air saat tidak digunakan, misalnya saat sedang menyikat gigi. Selain itu, durasi mandi yang tidak terlalu lama juga sangat membantu dalam menekan pemborosan air bersih.

2. Menanam Tanaman di Area Rumah

Menanam pohon atau tanaman hias di pekarangan rumah memiliki dampak positif yang besar bagi ekosistem lokal. Tanaman berperan penting dalam membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah, sehingga kesuburan tanah tetap terjaga.

Selain itu, melalui proses fotosintesis, pepohonan akan menyerap karbondioksida yang merupakan gas polusi dan melepaskan oksigen secara alami. Hal ini membuat kualitas udara di sekitar rumah menjadi lebih segar dan memberikan suasana teduh.

3. Bijak dalam Menggunakan Energi Listrik

Penghematan listrik tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi beban energi bumi. Langkah mudahnya adalah dengan mematikan lampu saat ruangan tidak digunakan dan mulai beralih ke lampu hemat energi seperti jenis LED.

Hal penting lainnya adalah membiasakan mencabut kabel perangkat elektronik atau pengisi daya (charger) ponsel jika sudah tidak digunakan. Kabel yang tetap terhubung pada stopkontak diketahui tetap mengalirkan energi listrik meskipun alat elektroniknya sudah dalam keadaan mati.

4. Mengurangi Penggunaan Kantong Plastik

Limbah plastik menjadi salah satu tantangan terbesar bagi lingkungan karena sifatnya yang sangat sulit terurai secara alami. Dampak buruk dari limbah plastik sekali pakai sering kali berakhir di lautan, yang kemudian merusak ekosistem dan mengancam nyawa biota laut.

Sebagai solusi, masyarakat disarankan untuk selalu membawa tas belanja kain (reusable bag) yang dapat digunakan berulang kali setiap kali bepergian atau berbelanja.

Aksi Nyata untuk Masa Depan

Menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari konsistensi melakukan kebiasaan baik di rumah. Dengan menjalankan empat langkah di atas, setiap orang telah berkontribusi dalam menjaga ekosistem bumi demi masa depan generasi mendatang.

Sebagaimana pesan edukatif yang disampaikan oleh Majalah Bobo, upaya penyelamatan lingkungan memerlukan langkah konkret dari setiap individu. “Bumi tidak butuh janji, bumi butuh aksi nyata dari kita semua,” demikian kutipan pesan tersebut sebagai pengingat pentingnya kepedulian bersama.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setahun Karolin-Erani: Sukses Perkuat Fasilitas Medis hingga Jaga Stabilitas Pangan

    Setahun Karolin-Erani: Sukses Perkuat Fasilitas Medis hingga Jaga Stabilitas Pangan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Satu tahun pertama sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, kepemimpinan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, bersama Wakil Bupati Erani, menunjukkan strategi yang jelas: mendahulukan kebutuhan dasar masyarakat sambil membangun jalan dan jembatan secara bertahap. Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas karena kebijakan penghematan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak memilih […]

  • Tarik Investor Tiongkok ke Kalbar, Wagub Krisantus Syaratkan Investasi Ramah Lingkungan dan Hormati Kearifan Lokal

    Tarik Investor Tiongkok ke Kalbar, Wagub Krisantus Syaratkan Investasi Ramah Lingkungan dan Hormati Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara aktif mempromosikan potensi besar Bumi Khatulistiwa di kancah internasional. Hal ini dilakukan dalam agenda Your Gateway to Investing in Indonesia yang digelar di Centennial Tower, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Kegiatan strategis ini menjadi jembatan pertemuan antara para investor asal Tiongkok (Cina) dengan Pemerintah Indonesia. Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Atensi KPK, Sekda Mempawah Pimpin Penataan Tambang Galian C dan Mitigasi Bencana di Bukit Peniraman

    Atensi KPK, Sekda Mempawah Pimpin Penataan Tambang Galian C dan Mitigasi Bencana di Bukit Peniraman

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Kabupaten Mempawah secara resmi mempertegas komitmennya dalam melakukan perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Langkah strategis ini difokuskan pada pengawasan aktivitas pertambangan galian C, khususnya di kawasan Bukit Peniraman yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, memimpin langsung Rapat Tindak Lanjut Perbaikan Tata […]

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan, Jutaan Hektare Hutan Kembali ke Negara

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan, Jutaan Hektare Hutan Kembali ke Negara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti […]

  • Bantu Ringankan Beban Warga Jelang Ramadan, Pemkab Landak Serbu GOR Bujank Nyangko dengan Pangan Murah

    Bantu Ringankan Beban Warga Jelang Ramadan, Pemkab Landak Serbu GOR Bujank Nyangko dengan Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Antusiasme luar biasa mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Landak pada Jumat (13/2/2026) pagi. Bertempat di GOR Indoor Bujank Nyangko, Kecamatan Ngabang, ratusan warga telah memadati lokasi sejak pukul 08.00 WIB demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan strategis ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan […]

  • Rahasia Sop Tulang Sapi Empuk dan Kaya Rempah dengan Teknik Presto

    Rahasia Sop Tulang Sapi Empuk dan Kaya Rempah dengan Teknik Presto

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Sop tulang sapi tetap menjadi primadona kuliner bagi masyarakat Indonesia. Perpaduan kuah kaldu yang gurih dengan aroma rempah yang kuat menjadikannya hidangan favorit keluarga. Namun, tantangan utama bagi banyak orang adalah mengolah daging pada tulang agar menjadi lunak dan bumbu meresap sempurna. Penggunaan panci tekan atau presto kini menjadi solusi praktis bagi […]

expand_less