Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

  • account_circle Keyin
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Ngabang Times.Com – Pandangan masyarakat terhadap kesalahan di masa lalu sering kali terjebak dalam rasa penyesalan yang mendalam. Padahal, dari sisi psikologis, munculnya rasa malu terhadap perilaku masa lalu merupakan indikator positif bahwa seseorang telah mengalami perkembangan karakter dan pola pikir.

Dalam sebuah pesan edukasi yang viral baru-baru ini, ditekankan bahwa perubahan diri adalah sebuah proses yang patut disyukuri. Narasumber dalam unggahan tersebut memberikan perspektif yang menenangkan bagi mereka yang masih bergelut dengan penyesalan.

“Jangan pernah merasa malu dengan siapa dirimu di masa lalu,” demikian kutipan pernyataan narasumber yang menjadi sorotan publik.

Rasa Malu sebagai Indikator Belajar

Banyak individu merasa terbebani oleh bayang-bayang kegagalan lama. Namun, fakta menunjukkan bahwa rasa tidak nyaman saat mengingat masa lalu justru membuktikan adanya proses belajar yang berhasil.

Berdasarkan penjelasan narasumber, evaluasi diri adalah kunci dari kemajuan seseorang. “Jika kamu melihat ke belakang dan merasa malu dengan dirimu yang dulu, itu artinya kamu telah tumbuh. Itu artinya kamu telah belajar. Itu artinya kamu sudah berubah,” lanjut kutipan tersebut.

Secara objektif, tanpa adanya evaluasi diri, seseorang tidak akan mampu merasakan perbedaan antara perilaku lama dengan standar moral atau etika yang mereka miliki saat ini. Rasa malu tersebut muncul karena standar kualitas diri seseorang telah meningkat.

Risiko Stagnasi Karakter yang Perlu Diwaspadai

Hal yang justru perlu mendapat perhatian serius bukanlah kesalahan yang pernah dilakukan, melainkan ketika seseorang tidak menunjukkan perubahan sama sekali dalam kurun waktu yang lama. Kondisi diam di tempat atau stagnasi menunjukkan kurangnya adaptasi dan pembelajaran hidup.

Narasumber mengingatkan pentingnya perubahan konsisten dalam hidup. “Kamu seharusnya justru merasa takut jika kamu melihat ke belakang dan ternyata kamu masih orang yang sama dengan dirimu yang dulu,” tegasnya.

Masa Lalu sebagai Referensi Belajar

Menjadikan masa lalu sebagai pusat fokus atau tempat tinggal secara mental dianggap tidak produktif bagi kesehatan jiwa. Sebaliknya, masa lalu berfungsi sebagai “laboratorium” pengalaman untuk membentuk masa depan yang lebih baik.

Sebagai penutup yang menekankan fungsi edukatif dari sejarah pribadi, narasumber menyatakan, “Masa lalu itu bukan tempat tinggal, itu adalah tempat belajar.”

Dengan memahami bahwa perkembangan diri adalah perjalanan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menilai proses transformasi, baik bagi orang lain maupun diri sendiri.

  • Penulis: Keyin
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Youtube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Ilegal hingga Overstay, Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dipulangkan Paksa Lewat Perbatasan Entikong

    Masuk Ilegal hingga Overstay, Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dipulangkan Paksa Lewat Perbatasan Entikong

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Sarawak, Malaysia, kembali memfasilitasi pelaksanaan deportasi dan repatriasi massal terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Kamis (22/1/2026), KJRI Kuching merinci proses pemulangan paksa yang dilakukan oleh otoritas berwenang di Malaysia sepanjang bulan Januari ini. Jabatan Imigresen […]

  • Jaga Perbatasan dari Barang Ilegal, 500 Bale Pakaian Bekas Senilai Miliaran Rupiah Dimusnahkan di Entikong

    Jaga Perbatasan dari Barang Ilegal, 500 Bale Pakaian Bekas Senilai Miliaran Rupiah Dimusnahkan di Entikong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong memberikan pengawalan ketat dalam kegiatan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) di wilayah perbatasan. Agenda ini dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat sore (9/1/2026). Pemusnahan ini menyasar barang hasil penindakan yang […]

  • Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

    Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan arah kebijakan pembangunannya dengan menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu fokus utama. Langkah ini diambil guna menjaga konektivitas antarwilayah serta memastikan distribusi ekonomi tetap berjalan lancar, meskipun saat ini pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran. Pemerintah menyadari bahwa kondisi jalan di sejumlah daerah masih menjadi keluhan masyarakat, […]

  • Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms/Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Landak kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Landak. Seorang pria berinisial H yang merupakan warga Kecamatan Ngabang berhasil ditangkap petugas karena diduga kuat memiliki narkotika jenis sabu. Penangkapan terhadap tersangka H ini dibenarkan oleh Kapolres Landak melalui Kasat Resnarkoba, IPTU Yulianus Van […]

  • Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

    Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Lingkungan alam merupakan penopang utama kehidupan manusia. Segala kebutuhan dasar, mulai dari air yang diminum hingga udara yang dihirup, semuanya bersumber dari alam. Oleh karena itu, merawat kelestarian bumi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap individu. Mengutip informasi dari kanal resmi Majalah Bobo, terdapat berbagai langkah praktis […]

  • Atasi Krisis Dokter Anestesi, Sekda Harisson Dukung Penuh Pembukaan PPDS Baru di FK Untan

    Atasi Krisis Dokter Anestesi, Sekda Harisson Dukung Penuh Pembukaan PPDS Baru di FK Untan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmen kuat untuk mendukung pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Program ini nantinya akan menempatkan RSUD dr. Soedarso Pontianak sebagai rumah sakit pendidikan utama. Dukungan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, dalam agenda Evaluasi […]

expand_less