Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kota Intan » Banjir di Serimbu Landak Sempat Rendam Rumah Hingga Nyaris Setinggi Atap

Banjir di Serimbu Landak Sempat Rendam Rumah Hingga Nyaris Setinggi Atap

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Bencana banjir hebat sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Peristiwa paling dramatis terekam dalam video amatir warga di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, di mana ketinggian air bah dilaporkan sempat merangkak naik hingga nyaris mencapai atap rumah warga pada Sabtu (10/1/2026) siang.

Meski sempat mencekam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak memberikan informasi terbaru bahwa kondisi di wilayah hulu kini mulai berangsur pulih.

Pantauan pada Senin siang (12/1/2026) menunjukkan debit air di daerah terdampak sudah mulai surut secara signifikan.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, memastikan bahwa setelah dilakukan pengecekan langsung, daerah seperti Serimbu dan Karangan Mempawah Hulu kini sudah dalam kondisi relatif aman.

“Daerah hulu saat ini sudah aman, tidak ada perkembangan penambahan tinggi air. Namun, kami masih mewaspadai pergerakan air menuju wilayah Kota Ngabang karena alirannya cukup cepat,” ujar Stefanus.

Meski wilayah hulu sudah aman, ancaman kini bergeser ke wilayah hilir, terutama Kecamatan Ngabang. Aliran air dari hulu yang bergerak cepat berisiko menimbulkan genangan baru atau memperparah kondisi banjir yang sudah ada di pusat kota.

Petugas BPBD terus melakukan pemantauan ketat setiap satu hingga dua jam sekali untuk memperbarui data ketinggian air secara berkala. Hal ini dilakukan karena posisi Ngabang seringkali menjadi titik akumulasi air kiriman dari berbagai kecamatan di wilayah hulu.

“Kami belum bisa memastikan ketinggian maksimalnya di Ngabang, sehingga pemantauan terus kami lakukan secara rutin demi keselamatan warga,” tambah Stefanus.

Dampak pergerakan air dari hulu sudah mulai dirasakan oleh warga di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang. Sejak Minggu dini hari, air dilaporkan mulai memasuki permukiman dan memaksa warga untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Asong Iskandar, salah seorang warga setempat, mengaku sudah terbiasa bersiap menghadapi banjir yang hampir menjadi agenda tahunan ini.

Meski saat ini ketinggian air di dalam rumahnya berkisar 30 sentimeter, ia tetap waspada mengingat banjir di wilayahnya pernah mencapai setinggi leher orang dewasa.

“Saya lihat air sudah masuk rumah, jadi langsung berkemas menyelamatkan barang-barang, kayu, dan peralatan rumah. Banjir ini sudah satu hari satu malam,” ungkap Asong.

BPBD Kabupaten Landak kembali mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah langganan banjir, untuk tidak lengah.

Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat atau petugas posko jika terjadi kenaikan debit air yang drastis agar proses evakuasi dan bantuan dapat dilakukan secara cepat.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pariwisata RI Menguat di 2025, Wisnus Tembus 1,09 Miliar Perjalanan

    Pariwisata RI Menguat di 2025, Wisnus Tembus 1,09 Miliar Perjalanan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara sama-sama menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pasar utama masih didominasi […]

  • Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      Ngabang Times.Com – Implementasi sistem perpajakan terbaru, Coretax, membawa perubahan signifikan bagi seluruh Wajib Pajak di Indonesia. Salah satu pembaruan yang paling krusial untuk diperhatikan adalah durasi masa aktif kode billing yang kini menjadi lebih pendek dibandingkan aturan sebelumnya. Informasi yang dibagikan melalui kanal Sahabat Pajak ini menjadi pengingat penting bagi publik. Hal ini […]

  • Harga Gabah Naik Jadi Rp6.500, Petani di Sambas Diminta Tegas Tolak Tawaran Rendah dari Tengkulak

    Harga Gabah Naik Jadi Rp6.500, Petani di Sambas Diminta Tegas Tolak Tawaran Rendah dari Tengkulak

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Kabupaten Sambas kembali menegaskan komitmennya sebagai lumbung pangan utama di Kalimantan Barat. Dalam agenda panen raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026), Bupati Sambas Satono memberikan pesan khusus agar para petani lebih berhati-hati dalam menjual hasil panen mereka dan tidak tergiur tawaran murah dari para tengkulak. Kegiatan yang dilaksanakan bersama […]

  • Bulan Berkah, Satlantas Polres Landak Bagikan Takjil di Depan Masjid At-Taqwa Ngabang

    Bulan Berkah, Satlantas Polres Landak Bagikan Takjil di Depan Masjid At-Taqwa Ngabang

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Jalan Raya Afandi Arani, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Pada Jumat (20/2/2026) sore, jajaran Satlantas Polres Landak turun ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 H. Kegiatan sosial ini dipusatkan di sekitar Masjid At-Taqwa dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas […]

  • Sungai Sekadau Meluap, 11.583 Warga di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terdampak Banjir

    Sungai Sekadau Meluap, 11.583 Warga di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terdampak Banjir

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (8/1/2026) dini hari. Meluapnya Sungai Sekadau dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam, hingga merendam permukiman warga di Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Nanga Mahap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko Susilo, […]

  • Polda Metro Jaya Ungkap Pasal Jerat Richard Lee dalam Dugaan Pelanggaran Kesehatan

    Polda Metro Jaya Ungkap Pasal Jerat Richard Lee dalam Dugaan Pelanggaran Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTime.com – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang […]

expand_less