Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Strategi Membaca Aktif dan Berdampak: Cara Mengubah Literasi Menjadi Aksi

Strategi Membaca Aktif dan Berdampak: Cara Mengubah Literasi Menjadi Aksi

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Data UNESCO menunjukkan angka yang cukup memprihatinkan bagi literasi nasional, di mana minat baca masyarakat Indonesia tercatat hanya sebesar 0,01%. Hal ini berarti dari 1.000 orang, tercatat hanya satu orang yang memiliki kebiasaan membaca secara rutin.

Agusleo Halim, seorang kreator konten yang fokus pada pengembangan diri, menyatakan bahwa membaca merupakan media pembelajaran terbaik dibandingkan video atau siniar (podcast). Menurutnya, aktivitas membaca secara unik mampu mengaktifkan sel-sel otak untuk bekerja lebih aktif dalam memahami materi.

Bagi masyarakat yang ingin mulai membangun kebiasaan ini secara efektif, berikut adalah strategi membaca aktif yang dirangkum dari pemikiran Agusleo Halim:

1. Prinsip Membaca Buku yang Disukai

Langkah awal untuk mencintai literasi adalah dengan tidak memaksakan diri membaca buku yang terasa berat atau membosankan, meskipun buku tersebut sedang populer.

“Bacalah buku yang kamu suka sampai kamu suka membaca (Read books you love until you love to read),” ungkap Agusleo. Ia menyarankan agar pembaca tidak ragu untuk berhenti membaca sebuah buku jika merasa tidak terhubung dengan isinya, mengingat banyaknya pilihan buku lain yang mungkin lebih relevan.

2. Eksplorasi Daftar Isi secara Bebas

Membaca buku tidak harus dilakukan secara berurutan dari halaman pertama hingga terakhir. Pembaca disarankan untuk meninjau daftar isi terlebih dahulu dan memulai dari bab yang dianggap paling menarik atau dibutuhkan saat ini. Teknik speed reading atau membaca cepat juga dapat diterapkan pada bagian-bagian yang dirasa kurang relevan.

3. Menggunakan Alat Bantu untuk Meningkatkan Fokus

Distraksi visual sering terjadi saat mata menatap tumpukan teks yang rapat. Untuk mengatasinya, penggunaan jari telunjuk sebagai pemandu saat membaca teks dari kiri ke kanan sangat disarankan. Teknik sederhana ini secara instan membantu otak memiliki penunjuk visual yang jelas sehingga kecepatan membaca dan fokus tetap terjaga.

4. Menulis Ulang untuk Pemahaman Mendalam

Agusleo menekankan bahwa sekadar menandai kalimat dengan stabilo (highlighting) sering kali membuat pembaca malas memproses informasi. Cara terbaik untuk menginternalisasi sebuah ilmu adalah dengan menulis ulang poin menarik menggunakan bahasa sendiri. Proses ini memastikan konsep tersebut masuk ke dalam pemahaman yang lebih dalam, bukan sekadar ingatan jangka pendek.

5. Menentukan Kecepatan Sendiri

Kualitas pemahaman jauh lebih penting daripada kuantitas jumlah buku yang dibaca. Masyarakat diharapkan tidak terjebak dalam perlombaan jumlah buku di media sosial.

“Lebih baik membaca sedikit buku namun benar-benar paham, daripada membaca ratusan buku namun tidak ada satu pun yang mengubah cara berpikirmu,” jelasnya.

Indikasi keberhasilan sebuah buku bagi pembacanya adalah ketika muncul momen refleksi, di mana pembaca berhenti sejenak untuk memikirkan kebenaran konsep yang baru saja dibaca. Itulah titik di mana proses belajar yang sesungguhnya terjadi.

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Dipaksakan! Kenali Tanda Bahaya Ini Agar Penderita Diabetes Tetap Aman Saat Berpuasa

    Jangan Dipaksakan! Kenali Tanda Bahaya Ini Agar Penderita Diabetes Tetap Aman Saat Berpuasa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Menjalankan ibadah puasa bagi penyandang diabetes atau diabetesi memerlukan perhatian dan kehati-hatian ekstra. Perubahan pola makan serta jadwal konsumsi obat selama berpuasa sangat memengaruhi fluktuasi kadar gula darah dalam tubuh. Pentingnya mengenali tanda bahaya saat berpuasa menjadi kunci utama agar diabetesi terhindar dari komplikasi kesehatan yang serius. Hal tersebut disampaikan oleh edukator kesehatan […]

  • Soroti Inovasi Perbankan Syariah, Gubernur Ria Norsan Dorong Perubahan Mentalitas Pelaku Usaha Kalbar

    Soroti Inovasi Perbankan Syariah, Gubernur Ria Norsan Dorong Perubahan Mentalitas Pelaku Usaha Kalbar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri agenda Coffee Morning yang diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis (8/1/2026). Bertempat di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memacu pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut. Dalam pertemuan yang dihadiri […]

  • Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      Ngabang Times.Com – Implementasi sistem perpajakan terbaru, Coretax, membawa perubahan signifikan bagi seluruh Wajib Pajak di Indonesia. Salah satu pembaruan yang paling krusial untuk diperhatikan adalah durasi masa aktif kode billing yang kini menjadi lebih pendek dibandingkan aturan sebelumnya. Informasi yang dibagikan melalui kanal Sahabat Pajak ini menjadi pengingat penting bagi publik. Hal ini […]

  • Roy Mardus Resmi Pimpin MGMP Agama Katolik Tiga Kecamatan, Kemenag Landak Dorong Inovasi Pembelajaran

    Roy Mardus Resmi Pimpin MGMP Agama Katolik Tiga Kecamatan, Kemenag Landak Dorong Inovasi Pembelajaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik (PAK) untuk wilayah Kecamatan Sengah Temila, Mandor, dan Sebangki resmi memulai babak baru. Pelantikan serta serah terima jabatan pengurus masa bakti 2026–2029 digelar dengan khidmat di SMP Negeri 1 Senakin pada Selasa (24/2/2026). Sebanyak 26 guru agama Katolik dari tiga kecamatan tersebut hadir untuk menyaksikan […]

  • Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

    Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Keyin
    • 0Komentar

      Ngabang Times.Com – Pandangan masyarakat terhadap kesalahan di masa lalu sering kali terjebak dalam rasa penyesalan yang mendalam. Padahal, dari sisi psikologis, munculnya rasa malu terhadap perilaku masa lalu merupakan indikator positif bahwa seseorang telah mengalami perkembangan karakter dan pola pikir. Dalam sebuah pesan edukasi yang viral baru-baru ini, ditekankan bahwa perubahan diri adalah […]

  • Waspada Bencana Hidrometeorologi, Bupati Karolin Instruksikan Jajaran Siaga Banjir

    Waspada Bencana Hidrometeorologi, Bupati Karolin Instruksikan Jajaran Siaga Banjir

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Landak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk yang diperkirakan melanda dalam beberapa hari ke depan. Langkah antisipasi ini sangat penting guna meminimalkan risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil. Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul adanya peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

expand_less