Bupati Karolin Sambut Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo: Landak Siap Jadi Lokasi Pengembangan
- account_circle Hendri M
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

Presiden Prabowo dorong pengembangan Sekolah Rakyat di Rakornas 2026. Bupati Karolin nyatakan Kabupaten Landak siap laksanakan program demi akses pendidikan adil. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com — Pemerintah pusat secara resmi mendorong pengembangan program Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang tertinggal dalam mengenyam pendidikan hanya karena faktor jarak geografis maupun keterbatasan ekonomi.
“Tidak boleh ada anak Indonesia tertinggal hanya karena jarak dan keterbatasan. Negara harus hadir,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah.
Program Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai pelengkap layanan pendidikan formal yang sudah ada, guna menjangkau anak-anak di daerah yang selama ini sulit mengakses sekolah regular.
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menilai inisiatif tersebut sangat relevan bagi Kabupaten Landak yang memiliki tantangan tersendiri terkait luas wilayah dan sebaran penduduk yang tidak merata.
“Akses memang penting, tetapi kualitas tidak boleh dikorbankan. Sekolah Rakyat harus menjadi pelengkap, bukan pengganti sekolah formal,” tegas Karolin di sela kegiatan Rakornas.
Menurut Karolin, Pemerintah Kabupaten Landak selama ini telah konsisten melakukan perbaikan sarana sekolah serta memberikan dukungan penuh bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Ia menekankan bahwa setiap model pendidikan baru yang masuk harus diselaraskan dengan kondisi objektif di daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
“Model pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi daerah. Tidak bisa disamaratakan,” ujarnya menanggapi rencana implementasi program tersebut.
Bupati Karolin juga menyoroti bahwa pendidikan bukan hanya urusan di dalam ruang kelas, melainkan sebuah ekosistem bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kebijakan nasional, Karolin menyatakan kesiapan Kabupaten Landak untuk menjadi lokasi pengembangan Sekolah Rakyat guna memastikan pemerataan pendidikan yang adil dan bermutu.
“Arahan Presiden memberi arah yang jelas. Tugas kami memastikan pemerataan pendidikan berjalan adil. Kami di Landak juga siap untuk dibangun Sekolah Rakyat,” tegas Karolin.
Dukungan ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan tingkat literasi dan angka putus sekolah di wilayah pedalaman, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
Pemkab Landak akan terus melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang paling membutuhkan intervensi pendidikan tambahan guna menyukseskan program strategis dari pemerintah pusat tersebut.
- Penulis: Hendri M
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar