Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kota Intan » Hilirisasi Aluminium Rp 104 Triliun Diuji: Bupati Landak Ingatkan Ancaman Limbah Red Mud dan Kedaulatan SDM Lokal

Hilirisasi Aluminium Rp 104 Triliun Diuji: Bupati Landak Ingatkan Ancaman Limbah Red Mud dan Kedaulatan SDM Lokal

  • account_circle Hendri M/Tim
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com — Rencana ambisius pemerintah pusat untuk mengakselerasi hilirisasi aluminium di Kalimantan Barat melalui revisi Proyek Strategis Nasional (PSN) menghadapi tantangan serius dari pemangku kepentingan daerah.

Di balik nilai investasi raksasa sebesar Rp 104,55 triliun, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyuarakan kekecewaan mendalam atas minimnya pelibatan masyarakat di wilayah hulu tambang serta ancaman kerusakan lingkungan yang membayangi.

Kritik tajam tersebut disampaikan dalam Konsultasi Publik Perubahan Daftar PSN yang digelar di Jakarta dan Pontianak, Rabu (18/02/2026). Karolin memprotes keras ketimpangan representasi dalam forum yang melibatkan PT Inalum dan PT Antam tersebut.

”Kebanyakan bahan bakunya nanti dari Landak walaupun judul PSN-nya Mempawah. Tapi kalau undangan tadi Landak cuma pelengkap, saya dituduh tidak terbuka karena tokoh adat, camat, dan kepala desa kami tidak diundang,” tegas Karolin.

Ancaman Bom Waktu Ekologis: Limbah Red Mud

Selain masalah etika birokrasi, Karolin menyoroti risiko limbah B3 berupa lumpur merah atau red mud hasil pemurnian bauksit. Residu ini mengandung logam berat berbahaya seperti arsenik, kromium, dan vanadium.

”Sisa olahan ini bersifat basa kuat dan dapat mencemari tanah serta air di sekitar wilayah pertambangan jika mitigasinya tidak ketat,” peringatnya.

Kekhawatiran ini diamini Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Ia menegaskan agar pemerintah daerah tidak terlena oleh euforia investasi sementara banyak perusahaan tambang meninggalkan “luka” bumi berupa lubang-lubang besar yang tak terobati.

Sains Sebagai Solusi dan Kedaulatan SDM

Merespons isu lingkungan tersebut, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Garuda Wiko, menawarkan riset penggunaan red mud untuk menetralkan keasaman tanah di kebun percobaan sebagai langkah mitigasi berbasis sains.

Terkait isu tenaga kerja, Bupati Karolin menolak warga Landak hanya dijadikan pekerja kasar di industri yang padat modal dan teknologi ini. Ia menuntut adanya strategi transfer of knowledge yang nyata bagi putra-putri daerah.

”Saya berharap putra-putri Dayak ada yang bisa menjadi ilmuwan, bisa sekolah tinggi, dan menjadi ahli di bidangnya. Bukan sekadar buruh,” kata Karolin.

Gubernur Ria Norsan sepakat dan mengingatkan para investor agar penduduk lokal tidak hanya menjadi penonton di “kandang” sendiri, melainkan harus mampu menduduki posisi strategis hingga tingkat manajer.

Konsultasi publik ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat bahwa keberhasilan hilirisasi di Kalimantan Barat tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi dari sejauh mana suara masyarakat hulu di Landak diakomodasi dalam kebijakan yang berkelanjutan dan adil.

  • Penulis: Hendri M/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Amalan Isra Mikraj 2026: Momentum Menjemput Keberkahan di Malam 27 Rajab

    Panduan Amalan Isra Mikraj 2026: Momentum Menjemput Keberkahan di Malam 27 Rajab

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

          NgabangTimes.Com – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. kembali menyapa umat Islam di awal tahun 2026. Berdasarkan kalender Hijriah, 27 Rajab 1447 H jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026. Merujuk pada ketetapan tersebut, umat Muslim dapat mulai menghidupkan malam peringatan mukjizat besar ini pada Kamis malam, 15 Januari 2026, tepat setelah […]

  • Tanah Adat Bukan Hutan Negara! Masyarakat Sidas Sengah Temila Tegas Tolak PKH dan Izin Tambang

    Tanah Adat Bukan Hutan Negara! Masyarakat Sidas Sengah Temila Tegas Tolak PKH dan Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Masyarakat Dusun Sumiak, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, menyatakan sikap tegas menolak keberadaan Program Kawasan Hutan (PKH) di wilayah mereka. Penolakan ini diwujudkan melalui aksi nyata pencabutan plang PKH yang sebelumnya terpasang di kawasan yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat adat pada Senin (30/3/2026). Aksi dimulai dengan berkumpulnya warga di area […]

  • Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda panen serentak nasional yang juga dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia di Provinsi Jawa Barat. Dalam momentum tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pencapaian strategis nasional di […]

  • Soroti Inovasi Perbankan Syariah, Gubernur Ria Norsan Dorong Perubahan Mentalitas Pelaku Usaha Kalbar

    Soroti Inovasi Perbankan Syariah, Gubernur Ria Norsan Dorong Perubahan Mentalitas Pelaku Usaha Kalbar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri agenda Coffee Morning yang diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis (8/1/2026). Bertempat di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memacu pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut. Dalam pertemuan yang dihadiri […]

  • Tips Anti Gagal Membuat Martabak Teflon Pandan Keju yang Lembut dan Bersarang

    Tips Anti Gagal Membuat Martabak Teflon Pandan Keju yang Lembut dan Bersarang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Martabak manis atau yang dikenal dengan sebutan terang bulan merupakan kudapan populer yang kini semakin mudah dibuat di dapur rumah. Tanpa memerlukan loyang khusus, penggunaan alat sederhana seperti teflon ternyata mampu menghasilkan martabak yang berkualitas. Namun, untuk menciptakan tekstur yang lembut dan memiliki rongga (bersarang) sempurna, diperlukan teknik pencampuran adonan serta pengaturan […]

  • Tampung 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Uluran Tangan Donatur dan Perhatian Pemerintah

    Tampung 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Uluran Tangan Donatur dan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Tito Fratno, melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi bersama pengurus Yayasan GEPSAN di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026) ini difokuskan untuk memantau perkembangan lembaga rehabilitasi narkoba dan pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut. Dalam kunjungan tersebut terungkap bahwa […]

expand_less