Sultan Brunei Bakal Jalani Operasi Ganti Sendi Lutut, Rakyat Diminta Gelar Doa Serentak di Seluruh Negeri
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- print Cetak

Presiden Prabowo saat kunjungan kerja ke Brunei Darussalam diterima langsung Sultan Hassanal Bolkiah. | Sultan Brunei Bakal Jalani Operasi Ganti Sendi Lutut, Rakyat Diminta Gelar Doa Serentak di Seluruh Negeri. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com – Jabatan Perdana Menteri Negara Brunei Darussalam mengeluarkan pengumuman resmi terkait rencana perawatan kesehatan pemimpin tertinggi mereka, Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Pengumuman tersebut disiarkan pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan II, Yang Berhormat Jendela Awang Haji Halbi bin Haji Mohd Yussof, menyampaikan bahwa Sultan Brunei dijadwalkan menjalani perawatan medis yang telah direncanakan sebelumnya di Jerudong Park Medical Centre (JPMC) pada Minggu, 18 Januari 2026 mendatang.
Menteri Kesehatan Brunei, Mohammad Isham bin Haji Jaafar, merincikan bahwa prosedur medis yang akan dijalani Baginda adalah pembedahan penggantian sendi lutut kanan (right total knee replacement). Tindakan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi lutut, meningkatkan pergerakan, serta memberikan kenyamanan bagi kesehatan jangka panjang Sultan.
Pembedahan tersebut akan dipimpin langsung oleh Profesor Andrew Freiberg, seorang spesialis bedah ortopedi ternama dari Amerika Serikat yang ahli dalam prosedur penggantian dan rekonstruksi sendi. Masa pemulihan Baginda diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga bulan, termasuk sesi fisioterapi secara rutin.
Rangkaian Acara Keagamaan untuk Kesembuhan Sultan
Selaras dengan syariat Islam, Pemerintah Brunei Darussalam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memohon perlindungan Allah SWT demi kelancaran tindakan medis tersebut. Menteri Hal Ehwal Ugama, Pehin Udana Khatib Dato Paduka Seri Setia Ustaz Haji Awang Badaruddin, mengumumkan serangkaian agenda keagamaan sebagai berikut:
• 15 Januari 2026: Majelis Shalat Sunnah Hajat, bacaan Surah Yasin, dan doa khusus di seluruh masjid, surau, dan balai ibadah di seluruh negara, dengan pusat kegiatan di Masjid Jame’ ‘Asr Hassanil Bolkiah.
• 16 Januari 2026: Shalat Sunnah Hajat dan doa khusus yang dilaksanakan sebelum Shalat Jumat.
• 16 – 18 Januari 2026: Shalat Sunnah Hajat dan doa khusus dilaksanakan setiap selesai Shalat fardu Maghrib di seluruh penjuru negeri. Doa khusus juga akan dibacakan pada setiap waktu shalat fardu lainnya.
• 19 Januari 2026: Munajat Khusus Institusi Pendidikan yang melibatkan pelajar sekolah Arab, sekolah agama, Institut Tahfidz Al-Quran, hingga sekolah dasar negeri dan swasta.
Pembatasan Agenda Kenegaraan Selama Masa Pemulihan
Selama masa perawatan dan pemulihan, kehadiran Sultan Hassanal Bolkiah dalam acara kenegaraan maupun kegiatan resmi akan dibatasi untuk sementara waktu agar Baginda dapat beristirahat secara maksimal. Meskipun demikian, Jabatan Perdana Menteri menegaskan bahwa Sultan akan tetap menjalankan tugas-tugas resmi pemerintahannya selama periode tersebut.
Pihak pemerintah melalui Jabatan Perdana Menteri berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi kesehatan Baginda setelah pembedahan secara berkala kepada publik.
Seluruh rakyat dan penduduk Negara Brunei Darussalam diserukan untuk terus bersatu dalam doa agar pemimpin yang mereka cintai segera dikaruniai kesembuhan total dan kesehatan yang sempurna.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: JPM Brunei

Saat ini belum ada komentar