Jalan Licin Akibat Tumpahan CPO di Batang Tarang, Polisi Pakai 100 Kg Detergen dan Soda Api Bersihkan Aspal
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

Jalan Licin Akibat Tumpahan CPO di Batang Tarang, Polisi Pakai 100 Kg Detergen dan Soda Api Bersihkan Aspal. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com – Pengguna jalan yang melintasi jalur Pontianak–Batang Tarang sempat diimbau untuk waspada ekstra pada Rabu pagi (14/1/2026). Pasalnya, tumpahan Crude Palm Oil (CPO) akibat kecelakaan lalu lintas sempat menggenangi aspal di kawasan RT Penyakit, Dusun Serinjuk, Desa Semoncol, Kabupaten Sanggau.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB ini langsung mendapatkan respons cepat dari jajaran Polsek Batang Tarang dan Polsek Tayan Hilir. Langkah darurat segera diambil mengingat tumpahan minyak mentah sawit tersebut membuat permukaan jalan menjadi sangat licin dan berisiko tinggi memicu kecelakaan beruntun.
Proses evakuasi dan pembersihan jalan dilakukan secara gotong-royong. Personel Kepolisian bahu-membahu bersama Dinas Pemadam Kebakaran Batang Tarang serta para sopir yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Menangani tumpahan minyak di aspal memerlukan teknik khusus agar jalan benar-benar bersih dan tidak meninggalkan sisa lemak. Petugas di lapangan menaburkan masing-masing 50 kilogram detergen dan 50 kilogram soda api ke area yang tercemar.
Setelah ditabur, permukaan aspal kemudian digosok secara menyeluruh sebelum akhirnya disemprot dengan air bertekanan tinggi dari armada pemadam kebakaran. Upaya ini dilakukan berkali-kali guna memastikan keamanan bagi pengendara roda dua maupun kendaraan bermuatan berat.
“Kami bergerak cepat bersama unsur terkait untuk membersihkan tumpahan CPO agar tidak menimbulkan kecelakaan lanjutan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama,” tegas Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun.
Proses pembersihan jalan baru dinyatakan selesai sepenuhnya sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, untuk memastikan keamanan, pihak Kepolisian masih memberlakukan sistem buka-tutup jalur selama beberapa jam setelahnya.
Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara intensif oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau bersama Unit Lantas Polsek Tayan Hilir. Hingga pukul 14.30 WIB, petugas masih berjaga untuk mengatur antrean kendaraan yang sempat mengular.
Baru pada pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas dari arah Pontianak maupun Tayan dinyatakan benar-benar aman dan kembali normal tanpa perlu sistem bergantian. Pihak kepolisian mengapresiasi kerja sama para pengguna jalan yang sabar mengikuti arahan petugas selama proses pembersihan berlangsung.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar