Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Tanah Adat Bukan Hutan Negara! Masyarakat Sidas Sengah Temila Tegas Tolak PKH dan Izin Tambang

Tanah Adat Bukan Hutan Negara! Masyarakat Sidas Sengah Temila Tegas Tolak PKH dan Izin Tambang

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com — Masyarakat Dusun Sumiak, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, menyatakan sikap tegas menolak keberadaan Program Kawasan Hutan (PKH) di wilayah mereka. Penolakan ini diwujudkan melalui aksi nyata pencabutan plang PKH yang sebelumnya terpasang di kawasan yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat adat pada Senin (30/3/2026).

Aksi dimulai dengan berkumpulnya warga di area permukiman sebelum berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju lokasi pemasangan plang.

Setibanya di lokasi, masyarakat melaksanakan ritual adat Pamakabng sebagai simbol penolakan secara spiritual dan hukum adat, yang dihadiri langsung oleh jajaran Timanggong Marabayant.

Koordinator kegiatan, Iwan Noriban, menegaskan bahwa pencabutan plang dilakukan karena lokasi pemasangan berada tepat di atas lahan milik warga yang sudah memiliki sertifikat resmi.

“Plang PKH ini berada di lahan warga yang sudah bersertifikat, sehingga kami menolak dan mencabutnya melalui mekanisme adat,” ujar Iwan Noriban pada Senin (30/3/2026).

Selain menolak program kehutanan, warga juga membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta kehadiran perusahaan lain di wilayah Dusun Sumiak.

Aksi ini merupakan tindak lanjut dari musyawarah warga pada 19 Maret 2026 yang menghasilkan sembilan poin pernyataan sikap.

Warga menegaskan bahwa wilayah Dusun Sumiak bukan lagi kawasan hutan negara, melainkan pemukiman dan lahan usaha yang sudah dikelola secara turun-temurun.

Timanggong Binua Marabayant, Ahrumen, menjelaskan bahwa seluruh kawasan tersebut merupakan sumber penghidupan warga, termasuk adanya perkebunan sawit seluas 16,23 hektar milik masyarakat.

Bahkan, salah satu warga bernama Apiin disebut memiliki lahan bersertifikat seluas 1,6 hektar yang terdampak langsung oleh pemasangan plang sepihak tersebut.

“Masyarakat menilai tidak ada lagi ruang yang bisa dikategorikan sebagai hutan negara karena semuanya sudah menjadi wilayah hidup masyarakat adat,” jelas Ahrumen.

Setelah dicabut, plang PKH tersebut dibawa oleh warga ke kantor Kepala Desa Sidas sebagai bentuk penyerahan simbolis atas penolakan mereka.

Masyarakat Dusun Sumiak menuntut agar pemerintah menghormati hak-hak masyarakat adat atas tanah ulayat mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah kolektif ini menegaskan posisi warga dalam mempertahankan wilayah hidup dari berbagai bentuk intervensi yang dinilai mengancam keberlangsungan hidup mereka.

Warga juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap keputusan adat yang telah dibuat akan dikenai sanksi hukum adat yang berlaku di wilayah tersebut.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembunyikan Sabu di Bawah Kasur, Ibu Rumah Tangga di Mandor Tak Berkutik Diciduk Polisi

    Sembunyikan Sabu di Bawah Kasur, Ibu Rumah Tangga di Mandor Tak Berkutik Diciduk Polisi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Komitmen Polres Landak dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil nyata. Tim Satresnarkoba Polres Landak berhasil meringkus seorang perempuan berinisial TA yang diduga kuat sebagai pengedar sabu di Dusun Bebatung, Desa Bebatung, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Penangkapan yang berlangsung pada Senin malam (12/1/2026) sekitar pukul 19.20 WIB ini berawal dari laporan proaktif […]

  • Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Aplikasi CapCut saat ini menjadi salah satu perangkat penyuntingan video yang paling diminati oleh para pembuat konten. Hal ini tidak lepas dari antarmuka pengguna yang sederhana dan fitur yang lengkap. Bagi pengguna baru, memahami fungsi dasar dalam mengolah media visual dan suara merupakan langkah awal yang krusial untuk menghasilkan karya berkualitas profesional […]

  • Strategi Belajar Cepat dan Anti-Lupa: Mengenal Metode Pomodoro hingga Teknik Feynman

    Strategi Belajar Cepat dan Anti-Lupa: Mengenal Metode Pomodoro hingga Teknik Feynman

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Banyak individu sering kali merasa kurang percaya diri dengan kemampuan intelektualnya karena sulit mengingat materi yang baru dipelajari. Namun, permasalahan utama tersebut dinilai bukan terletak pada tingkat kecerdasan, melainkan pada penggunaan metode belajar yang kurang tepat. Melansir informasi dari kanal YouTube Stik Journey, kebiasaan seperti Sistem Kebut Semalam (SKS) atau sekadar menghafal […]

  • Bali Juara Dunia! TripAdvisor Nobatkan Pulau Dewata Destinasi Terbaik 2026

    Bali Juara Dunia! TripAdvisor Nobatkan Pulau Dewata Destinasi Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Bali kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Pulau Dewata dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia 2026 dalam ajang The Travelers’ Choice Awards Best of the Best versi TripAdvisor. Ini menjadi pencapaian tertinggi Bali sepanjang sejarah penilaian TripAdvisor. Pada tahun-tahun sebelumnya, Bali rutin masuk jajaran 10 besar, namun baru kali ini berhasil menduduki posisi […]

  • Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda panen serentak nasional yang juga dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia di Provinsi Jawa Barat. Dalam momentum tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pencapaian strategis nasional di […]

  • Tambah Jadwal Terbang, Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket Khusus ASN Kalbar

    Tambah Jadwal Terbang, Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket Khusus ASN Kalbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik langkah maskapai nasional Garuda Indonesia dalam memperkuat konektivitas udara di wilayah ini. Kabar baik muncul bagi para pegawai daerah, di mana Garuda Indonesia resmi menyediakan potongan harga khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalbar untuk tahun 2026. Hal tersebut mengemuka saat Gubernur Kalimantan Barat, […]

expand_less