Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan arah kebijakan pembangunannya dengan menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu fokus utama. Langkah ini diambil guna menjaga konektivitas antarwilayah serta memastikan distribusi ekonomi tetap berjalan lancar, meskipun saat ini pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran.

Pemerintah menyadari bahwa kondisi jalan di sejumlah daerah masih menjadi keluhan masyarakat, terutama pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan cukup berat.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa penanganan jalan provinsi akan difokuskan pada titik-titik yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi orang banyak.

“Penanganan jalan provinsi tetap menjadi fokus. Kami memprioritaskan ruas jalan yang rusak berat agar tetap dapat difungsikan,” ujar Ria Norsan pada Sabtu (28/3/2026) kemarin.

Menurutnya, penanganan dilakukan secara bertahap dan terencana dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah yang saat ini berada dalam kebijakan efisiensi.

Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih menitikberatkan pada perbaikan fungsional agar jalur utama mobilitas masyarakat dan barang tidak terputus.

“Kami memahami keinginan masyarakat untuk perbaikan permanen. Namun dalam kondisi efisiensi, penanganan dilakukan bertahap. Yang penting jalan tetap bisa digunakan,” jelasnya.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengaktifkan kembali unit pemeliharaan jalan dan jembatan di berbagai wilayah.

Pada Tahun Anggaran 2025, pemerintah tercatat telah melakukan peningkatan konstruksi jalan sepanjang 40,30 kilometer yang tersebar di 22 ruas jalan daerah.

Selain jalan raya, pemerintah juga memperkuat infrastruktur pendukung seperti penanganan irigasi seluas 9.172 hektare serta normalisasi saluran sepanjang 1.035 kilometer demi mendukung sektor pertanian.

Ria Norsan mengakui bahwa tantangan perbaikan infrastruktur di Kalimantan Barat tidaklah ringan, mulai dari faktor cuaca dengan curah hujan tinggi hingga beban kendaraan yang berlebih.

Meski menghadapi tantangan geografis dan fiskal, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur secara terukur.

Pihak Pemprov Kalbar juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kritik dan saran dari masyarakat terkait kondisi jalan di lapangan.

Masukan tersebut dinilai sebagai bagian penting dari pengawasan publik agar proses pembangunan dapat berjalan lebih optimal ke depannya.

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah berharap peningkatan keselamatan dan kenyamanan berkendara di seluruh wilayah Kalimantan Barat dapat segera terwujud.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms/Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Landak kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Landak. Seorang pria berinisial H yang merupakan warga Kecamatan Ngabang berhasil ditangkap petugas karena diduga kuat memiliki narkotika jenis sabu. Penangkapan terhadap tersangka H ini dibenarkan oleh Kapolres Landak melalui Kasat Resnarkoba, IPTU Yulianus Van […]

  • Banjir di Serimbu Landak Sempat Rendam Rumah Hingga Nyaris Setinggi Atap

    Banjir di Serimbu Landak Sempat Rendam Rumah Hingga Nyaris Setinggi Atap

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Bencana banjir hebat sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Peristiwa paling dramatis terekam dalam video amatir warga di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, di mana ketinggian air bah dilaporkan sempat merangkak naik hingga nyaris mencapai atap rumah warga pada Sabtu (10/1/2026) siang. Meski sempat mencekam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • Bulan Berkah, Satlantas Polres Landak Bagikan Takjil di Depan Masjid At-Taqwa Ngabang

    Bulan Berkah, Satlantas Polres Landak Bagikan Takjil di Depan Masjid At-Taqwa Ngabang

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Jalan Raya Afandi Arani, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Pada Jumat (20/2/2026) sore, jajaran Satlantas Polres Landak turun ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 H. Kegiatan sosial ini dipusatkan di sekitar Masjid At-Taqwa dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas […]

  • Pemulihan Infrastruktur dan Pertanian Sumatra Butuh Anggaran Rp60 Triliun

    Pemulihan Infrastruktur dan Pertanian Sumatra Butuh Anggaran Rp60 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Anggaran tersebut berada di luar pagu rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang terdampak parah. Pasca bencana besar yang melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah mengalihkan fokus penanganan […]

  • Tata Kelola Hutan Harus Berbasis Risiko, Ini Alasannya

    Tata Kelola Hutan Harus Berbasis Risiko, Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Truk Melebar ke Jalur Lawan Hantam Dua Bus Damri, Sopir Truk Tewas dalam Tabrakan Maut di Tayan Hilir

    Truk Melebar ke Jalur Lawan Hantam Dua Bus Damri, Sopir Truk Tewas dalam Tabrakan Maut di Tayan Hilir

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sanggau, tepatnya di Jalan Raya Tayan Hilir–Sanggau, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak. Peristiwa maut ini berlangsung pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 00.15 WIB, melibatkan tiga kendaraan besar yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Kendaraan yang […]

expand_less