Segar dan Visioner, Gubernur Ria Norsan Lantik 5 Pimpinan Baznas Kalbar 2025-2030
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- print Cetak

Segar dan Visioner, Gubernur Ria Norsan Lantik 5 Pimpinan Baznas Kalbar 2025-2030. (Foto: Adpim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabanTimes.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar pada Jumat (9/1/2026).
Gubernur menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini untuk membawa perubahan signifikan dalam tata kelola zakat di Kalimantan Barat. Menurutnya, zakat bukan sekadar ibadah, melainkan alat strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan transparan bukan sekadar memenuhi kewajiban agama, tetapi merupakan kekuatan besar dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ria Norsan.
Gubernur menyoroti komposisi pengurus periode ini yang didominasi oleh tokoh-tokoh muda yang energik. Ia optimistis kehadiran jiwa muda di Baznas Kalbar mampu menghadirkan inovasi segar dalam menghimpun dan mengelola potensi zakat agar lebih maksimal dan inklusif.
Integritas dan profesionalisme menjadi pesan utama Gubernur guna memperkuat kepercayaan masyarakat. Dengan transparansi yang baik, ia yakin manfaat zakat akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan hingga ke tingkat paling bawah.
Salah satu tantangan besar bagi pengurus baru adalah mengoptimalkan program payroll system atau pemotongan zakat otomatis sebesar 2,5 persen bagi ASN Muslim di Pemprov Kalbar. Program yang sudah dimulai sejak pertengahan 2025 ini diakui belum berjalan secara maksimal.
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi Kalbar berencana mengumpulkan seluruh bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya agar pemotongan zakat ASN Muslim dilakukan secara langsung dan sistematis, yang kemudian dananya akan diserahkan sepenuhnya kepada Baznas untuk dikelola bagi kepentingan umat.
Agar pengelolaan zakat semakin produktif, Gubernur menyarankan agar pimpinan Baznas Kalbar melakukan studi banding ke wilayah tetangga, yakni Kuching, Sarawak, Malaysia. Ia terkesan dengan pengelolaan zakat di sana yang mampu membangun aset produktif seperti pusat perbelanjaan.
“Tidak perlu jauh-jauh. Kita bisa belajar dari Kuching, bagaimana kesadaran masyarakatnya tinggi dan pengelolaan zakatnya maju serta terbuka,” jelasnya.
Menutup arahannya, Gubernur berharap Baznas dapat bersinergi erat dengan pembangunan daerah. Sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor 400.80.1/2/RO-KESRA tanggal 5 Januari 2026, berikut adalah lima pimpinan Baznas Kalbar yang baru dilantik:
• Ali Rohman
• Hamzah Tawil
• Iswardani
• Jaki Azmi
• Luthfiah
Kolaborasi antara pemerintah dan Baznas diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput menuju Kalimantan Barat yang lebih sejahtera.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Adpim

Saat ini belum ada komentar