Waspada Banjir Kiriman ke Ngabang, BPBD Landak Aktifkan Posko Siaga dan Siapkan Logistik Darurat
- account_circle Hendri M
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026
- print Cetak

Waspada Banjir Kiriman ke Ngabang, BPBD Landak Aktifkan Posko Siaga dan Siapkan Logistik Darurat. (Foto: Hendri M.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi mengaktifkan Posko Siaga Bencana mulai Minggu (11/1/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi banjir akibat cuaca ekstrem yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Landak.
Posko ini dipusatkan di GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang, dan akan berfungsi sebagai pusat pemantauan, koordinasi, serta penanganan darurat.
Tak hanya personel, Pemkab Landak juga telah menyiagakan kebutuhan logistik dasar untuk membantu warga jika sewaktu-waktu terjadi kondisi mendesak.
Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan kesiapan stok pangan melalui koordinasi lintas instansi.
Cadangan beras dari Dinas Pertanian serta paket pangan dari Dinas Sosial sudah disiapkan dan siap disalurkan kapan saja.
“Berdasarkan arahan Ibu Bupati, kami diminta segera mengaktifkan posko siaga untuk memantau perkembangan banjir. Beliau menegaskan bahwa kita harus selalu siap, mengingat pengalaman banjir besar tahun lalu dan kondisi cuaca saat ini,” ujar Stefanus, Minggu (11/1/2026).
Meski saat ini banjir di wilayah hulu seperti Kecamatan Air Besar, Banyuke Hulu, dan Menyuke dilaporkan mulai berangsur surut, BPBD justru meningkatkan kewaspadaan di wilayah Kota Ngabang. Fenomena akumulasi air di titik rendah seringkali terjadi setelah air dari hulu turun.
“Data hari ini menunjukkan air di beberapa kecamatan sudah mulai turun. Namun biasanya akumulasi air justru terjadi di Ngabang. Karena itu, posko ini kami aktifkan sejak dini untuk mengantisipasi segala kemungkinan,” jelas Stefanus.
Petugas BPBD terus melakukan pemantauan setiap satu hingga dua jam sekali untuk memperbarui data pergerakan air secara berkala. Saat ini, wilayah Serimbu dan Karangan Mempawah Hulu yang sempat tergenang juga dilaporkan sudah dalam kondisi aman.
Posko yang kini berstatus siaga tersebut juga disiapkan menjadi media center serta lokasi evakuasi jika situasi berkembang menjadi darurat. BPBD Landak telah menjalin komunikasi erat dengan TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memperkuat kesiapsiagaan.
“Kami akan menggelar rapat koordinasi untuk menyiapkan berbagai skenario penanganan, termasuk kemungkinan evakuasi warga. Posko ini nantinya menjadi pusat informasi, koordinasi bantuan, dan partisipasi masyarakat agar penanganan berjalan efektif dan efisien,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Landak mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang namun waspada. Masyarakat diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan segera melaporkan kepada aparat setempat jika melihat kenaikan debit air yang membahayakan di lingkungan masing-masing.
- Penulis: Hendri M
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar