Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Jaga Perbatasan dari Barang Ilegal, 500 Bale Pakaian Bekas Senilai Miliaran Rupiah Dimusnahkan di Entikong

Jaga Perbatasan dari Barang Ilegal, 500 Bale Pakaian Bekas Senilai Miliaran Rupiah Dimusnahkan di Entikong

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong memberikan pengawalan ketat dalam kegiatan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) di wilayah perbatasan. Agenda ini dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat sore (9/1/2026).

Pemusnahan ini menyasar barang hasil penindakan yang telah berkekuatan hukum tetap. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi kepentingan negara serta mencegah dampak buruk bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat akibat peredaran barang bekas dari luar negeri secara ilegal.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan pengamanan langsung dari jajaran Polsek Entikong guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur tanpa adanya gangguan keamanan.

Barang bukti yang dimusnahkan kali ini berupa ballpress atau pakaian bekas impor ilegal sebanyak 500 bale. Jika dikalkulasikan, dengan taksiran harga satu bale berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta, maka total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar.

Seluruh barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Metode pembakaran dipilih sebagai langkah paling efektif untuk memastikan pakaian-pakaian tersebut tidak dapat digunakan kembali atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Penyelidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil DJBC Kalbagbar, Egi Ginanjar, beserta staf. Sementara dari unsur Polri, pengamanan dipimpin oleh Kaspk Regu II Polsek Entikong Aiptu Sugeng Tri Praptomo bersama personel lainnya.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam agenda ini merupakan komitmen kuat dalam mendukung penegakan hukum kepabeanan. Mengingat letak geografis Entikong sebagai pintu masuk negara, pengawasan terhadap barang ilegal menjadi prioritas utama.

“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pemusnahan berjalan aman dan tertib. Kami ingin memastikan tidak ada gangguan keamanan maupun potensi penyimpangan selama kegiatan berlangsung,” ujar AKP Donny Sembiring.

Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas sektoral antara Polri dan Bea Cukai sangat krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan menindak tegas penyelundupan pakaian bekas, pemerintah berupaya melindungi industri tekstil dalam negeri dari gempuran barang ilegal.

Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WIB dalam situasi yang aman dan terkendali. Sinergi ini diharapkan terus berjalan konsisten guna mempersempit ruang gerak penyelundupan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Belajar Cepat dan Anti-Lupa: Mengenal Metode Pomodoro hingga Teknik Feynman

    Strategi Belajar Cepat dan Anti-Lupa: Mengenal Metode Pomodoro hingga Teknik Feynman

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Banyak individu sering kali merasa kurang percaya diri dengan kemampuan intelektualnya karena sulit mengingat materi yang baru dipelajari. Namun, permasalahan utama tersebut dinilai bukan terletak pada tingkat kecerdasan, melainkan pada penggunaan metode belajar yang kurang tepat. Melansir informasi dari kanal YouTube Stik Journey, kebiasaan seperti Sistem Kebut Semalam (SKS) atau sekadar menghafal […]

  • Targetkan Chili 2027, Stephani Yane Resmi Nahkodai SOIna Kalbar Masa Bakti 2025–2029

    Targetkan Chili 2027, Stephani Yane Resmi Nahkodai SOIna Kalbar Masa Bakti 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029. Acara yang berlangsung di Pendopo Gubernur pada Selasa pagi (20/1/2026) ini mengukuhkan Stephani Yane sebagai Ketua Pengprov SOIna Kalbar yang baru. Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Novia, berdasarkan […]

  • Video Viral Dihadang Karyawan PT SMS, Wabup Erani: Saya Hadir untuk Mediasi dan Selamatkan Ekonomi Warga

    Video Viral Dihadang Karyawan PT SMS, Wabup Erani: Saya Hadir untuk Mediasi dan Selamatkan Ekonomi Warga

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Beredarnya potongan video yang memperlihatkan Wakil Bupati Landak, Erani, bersitegang dengan sekelompok karyawan pada 10 Februari 2026 lalu memicu beragam reaksi di platform media sosial. Menanggapi hal tersebut, Erani memberikan klarifikasi mendalam untuk meluruskan narasi yang beredar. Ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (18/2/2026) siang, Erani menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bentuk […]

  • Tata Kelola Hutan Harus Berbasis Risiko, Ini Alasannya

    Tata Kelola Hutan Harus Berbasis Risiko, Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Sekretaris BNPP Tinjau Banjir Landak: Pengendalian Banjir Krusial demi Kelancaran Akses Menuju PLBN Entikong

    Sekretaris BNPP Tinjau Banjir Landak: Pengendalian Banjir Krusial demi Kelancaran Akses Menuju PLBN Entikong

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Kabupaten Landak menerima dukungan logistik dari Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Posko Siaga Banjir, GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang, Rabu (14/1/2026) siang, sebagai bentuk kepedulian pusat terhadap warga terdampak bencana. Bantuan berupa beras, mi instan, dan biskuit tersebut diserahkan langsung oleh […]

  • Pasi Ter Kodim Landak Kumpulkan Kepala Desa, Pastikan Program Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran

    Pasi Ter Kodim Landak Kumpulkan Kepala Desa, Pastikan Program Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Dalam upaya mendukung percepatan pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Pasi Ter Kodim 1210/Landak, Kapten Arm Suparman, menggelar sosialisasi khusus kepada jajaran Kepala Desa di wilayah Kabupaten Landak. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Makodim 1210/Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak KM 13, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, pada Senin (2/2/2026) siang. Didampingi para Babinsa, Kapten […]

expand_less