Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kota Intan » Bupati Karolin Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Sampai 14 Hari ke Depan

Bupati Karolin Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Sampai 14 Hari ke Depan

  • account_circle Hendri M
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Pemerintah Kabupaten Landak secara resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana terhitung mulai Minggu (11/1/2026). Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Penetapan status ini diumumkan langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Keputusan tersebut berdasar pada hasil pantauan lapangan yang menunjukkan peningkatan intensitas hujan sehingga menyebabkan debit air sungai utama meluap dan merendam sejumlah kecamatan rawan.

Bupati Karolin menjelaskan bahwa status Siaga Darurat Bencana ini akan berlaku selama 14 hari ke depan sebagai langkah proteksi dini bagi masyarakat.

“Status tersebut dapat diperpanjang bahkan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan. Karena itu, kondisi akan terus kita pantau sembari melakukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan,” ujar Karolin, Minggu (11/1/2026).

Sebagai bentuk keseriusan dalam melindungi warga, Pemerintah Kabupaten Landak telah mendirikan Posko Siaga Darurat Bencana yang berpusat di GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang. Posko ini disiapkan menjadi markas koordinasi lintas sektor untuk mempercepat gerak tim di lapangan.

Menurut Karolin, penetapan status dan pengaktifan posko ini sangat penting agar pemerintah daerah memiliki dasar hukum kuat dalam memobilisasi personel, peralatan, hingga bantuan logistik secara cepat dan tepat sasaran.

“Kita tentu berharap kondisi cuaca bisa terus membaik, sehingga debit air tidak bertambah dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Dengan berlakunya status siaga ini, seluruh perangkat daerah terkait kini memiliki mandat untuk melakukan respons cepat.

Fokus utama pemerintah adalah upaya pencegahan, pengurangan dampak risiko bencana, hingga perlindungan penuh terhadap warga yang tinggal di zona merah.

Selain itu, skema pemenuhan kebutuhan dasar juga telah disiapkan jika situasi memburuk dan mengharuskan warga untuk mengungsi.

Pemerintah berharap melalui langkah terpadu ini, risiko korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang lebih luas dapat ditekan seminimal mungkin.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta aktif melaporkan perkembangan kondisi air di lingkungan masing-masing kepada petugas di Posko Siaga Darurat.

  • Penulis: Hendri M
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atensi KPK, Sekda Mempawah Pimpin Penataan Tambang Galian C dan Mitigasi Bencana di Bukit Peniraman

    Atensi KPK, Sekda Mempawah Pimpin Penataan Tambang Galian C dan Mitigasi Bencana di Bukit Peniraman

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Kabupaten Mempawah secara resmi mempertegas komitmennya dalam melakukan perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Langkah strategis ini difokuskan pada pengawasan aktivitas pertambangan galian C, khususnya di kawasan Bukit Peniraman yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, memimpin langsung Rapat Tindak Lanjut Perbaikan Tata […]

  • Sokong Kawasan Ekonomi Mandor Rp1,7 Triliun, Gubernur Kalbar Ajak Petani Gencarkan Tanam Jagung

    Sokong Kawasan Ekonomi Mandor Rp1,7 Triliun, Gubernur Kalbar Ajak Petani Gencarkan Tanam Jagung

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, mengikuti agenda Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Jawa Tengah, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (8/1/2026). Dalam momentum tersebut, terungkap rencana besar pengembangan sektor peternakan yang akan dipusatkan di Kabupaten Landak. Gubernur Ria Norsan menyampaikan bahwa Kalimantan Barat […]

  • Sekretaris BNPP Tinjau Banjir Landak: Pengendalian Banjir Krusial demi Kelancaran Akses Menuju PLBN Entikong

    Sekretaris BNPP Tinjau Banjir Landak: Pengendalian Banjir Krusial demi Kelancaran Akses Menuju PLBN Entikong

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Kabupaten Landak menerima dukungan logistik dari Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Posko Siaga Banjir, GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang, Rabu (14/1/2026) siang, sebagai bentuk kepedulian pusat terhadap warga terdampak bencana. Bantuan berupa beras, mi instan, dan biskuit tersebut diserahkan langsung oleh […]

  • Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Aplikasi CapCut saat ini menjadi salah satu perangkat penyuntingan video yang paling diminati oleh para pembuat konten. Hal ini tidak lepas dari antarmuka pengguna yang sederhana dan fitur yang lengkap. Bagi pengguna baru, memahami fungsi dasar dalam mengolah media visual dan suara merupakan langkah awal yang krusial untuk menghasilkan karya berkualitas profesional […]

  • Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

    Langkah Sederhana Merawat Bumi: Dari Hemat Air Hingga Kurangi Plastik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Lingkungan alam merupakan penopang utama kehidupan manusia. Segala kebutuhan dasar, mulai dari air yang diminum hingga udara yang dihirup, semuanya bersumber dari alam. Oleh karena itu, merawat kelestarian bumi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap individu. Mengutip informasi dari kanal resmi Majalah Bobo, terdapat berbagai langkah praktis […]

  • Mengapa Kabut Asap Sulit Hilang? FFA Ungkap 7 Tantangan Besar Penanggulangan Kebakaran

    Mengapa Kabut Asap Sulit Hilang? FFA Ungkap 7 Tantangan Besar Penanggulangan Kebakaran

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Masalah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan lingkungan di Asia Tenggara. Aliansi Bebas Api atau Fire-Free Alliance (FFA) mengidentifikasi bahwa upaya menghentikan kabut asap berarti harus fokus pada pencegahan sejak dini. Melalui kanal YouTube Discover APRIL, FFA mengungkapkan adanya tujuh tantangan sistemik yang […]

expand_less