Breaking News
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dapat memengaruhi kesuburan pria sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa kandungan fitoestrogen dalam kedelai dapat menyebabkan pria menjadi mandul atau mengalami perubahan fisik tertentu.

Menanggapi hal tersebut, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi melalui kanal edukasinya. Menurutnya, ada poin penting yang perlu diluruskan antara fakta medis dan kekhawatiran yang berlebihan agar masyarakat tidak salah kaprah.

Dampak Hormon Estrogen Akibat Konsumsi Kedelai Berlebih

Dr. Tirta membenarkan bahwa kedelai memiliki keterkaitan dengan hormon tertentu jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar. Konsumsi kedelai yang sangat ekstrem dapat memicu peningkatan hormon estrogen pada tubuh pria.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahan videonya.

Namun, ia menekankan bahwa efek yang muncul bukan secara langsung menyebabkan kemandulan, melainkan sebuah kondisi medis yang disebut ginekomastia. Kondisi ini ditandai dengan perubahan fisik pada pria yang menyerupai karakteristik wanita.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelasnya lebih lanjut.

Batas Aman Konsumsi Tempe dan Tahu Sehari-hari

Masyarakat diimbau tidak perlu cemas untuk mengonsumsi tempe atau tahu sebagai menu harian. Dr. Tirta menjelaskan bahwa konsumsi dalam batas normal masih dikategorikan aman dan tidak akan mengubah hormon pria secara drastis.

Berdasarkan penjelasannya, porsi wajar seperti 8 hingga 12 potong tempe masih sangat aman bagi tubuh. Efek samping medis biasanya baru akan muncul jika seseorang mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang sangat banyak dan di luar kewajaran porsi makan manusia pada umumnya.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta.

Menjaga Keseimbangan Nutrisi dalam Pola Makan

Hingga saat ini, ambang batas pasti mengenai konsumsi kedelai masih terus diteliti oleh para ahli kesehatan. Namun secara garis besar, tempe tetap menjadi salah satu sumber protein nabati terbaik yang murah dan bergizi, selama dikonsumsi secara bijak.

Kunci utama kesehatan adalah keseimbangan nutrisi. Selama Anda tidak mengonsumsi kedelai hingga belasan kilogram dalam sehari, manfaat tempe bagi tubuh akan tetap lebih besar daripada risiko yang dikhawatirkan selama ini.

  • Penulis: Keyvin
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Youtube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasi Ter Kodim Landak Kumpulkan Kepala Desa, Pastikan Program Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran

    Pasi Ter Kodim Landak Kumpulkan Kepala Desa, Pastikan Program Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Dalam upaya mendukung percepatan pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Pasi Ter Kodim 1210/Landak, Kapten Arm Suparman, menggelar sosialisasi khusus kepada jajaran Kepala Desa di wilayah Kabupaten Landak. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Makodim 1210/Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak KM 13, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, pada Senin (2/2/2026) siang. Didampingi para Babinsa, Kapten […]

  • Kemenag dan Pastor se-Dekenat Landak Duduk Bersama di Senakin, Bahas Kebutuhan Guru hingga Validasi Data Umat

    Kemenag dan Pastor se-Dekenat Landak Duduk Bersama di Senakin, Bahas Kebutuhan Guru hingga Validasi Data Umat

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan institusi keagamaan terus dilakukan di Kabupaten Landak. Kepala Seksi Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Landak, Fransiskus Julhedi, memimpin pertemuan koordinatif bersama para pastor se-Dekenat Landak di Paroki Senakin, Kecamatan Sengah Temila, Selasa (10/2/2026). Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pastor se-Dekenat Landak, P. Matius, Pr., ini menjadi […]

  • Kapolri Siapkan Reward untuk Atlet Polri Berprestasi di SEA Games 2025

    Kapolri Siapkan Reward untuk Atlet Polri Berprestasi di SEA Games 2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Polri yang sukses meraih medali pada ajang SEA Games 2025. Total ada 38 personel Polri yang mencatatkan prestasi dari berbagai cabang olahraga. Apresiasi itu disampaikan dalam acara Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis […]

  • Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG Miliki Instalasi Pengolahan Air Limbah

    Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG Miliki Instalasi Pengolahan Air Limbah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Kabupaten Landak kini mulai memperketat penataan sistem sanitasi di berbagai fasilitas publik yang ada di wilayahnya. Salah satu langkah yang menjadi prioritas utama adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur pada Satuan Pelayanan Perangkat Gizi (SPPG). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat dari risiko pencemaran air […]

  • Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

    Jangan Malu dengan Masa Lalu, Pakar Sebut Itu Tanda Anda Telah Tumbuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Keyin
    • 0Komentar

      Ngabang Times.Com – Pandangan masyarakat terhadap kesalahan di masa lalu sering kali terjebak dalam rasa penyesalan yang mendalam. Padahal, dari sisi psikologis, munculnya rasa malu terhadap perilaku masa lalu merupakan indikator positif bahwa seseorang telah mengalami perkembangan karakter dan pola pikir. Dalam sebuah pesan edukasi yang viral baru-baru ini, ditekankan bahwa perubahan diri adalah […]

  • Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    Sembunyi di Rumah Warga, Pengedar Sabu di Dusun Raiy Ngabang Berhasil Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms/Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Landak kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Landak. Seorang pria berinisial H yang merupakan warga Kecamatan Ngabang berhasil ditangkap petugas karena diduga kuat memiliki narkotika jenis sabu. Penangkapan terhadap tersangka H ini dibenarkan oleh Kapolres Landak melalui Kasat Resnarkoba, IPTU Yulianus Van […]

expand_less