Pimpin Hari Desa Nasional di Ngabang, Bupati Karolin Tekankan Efisiensi Bukan Pematah Semangat Membangun
- account_circle Hendri M
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Karolin pimpin apel Hari Desa Nasional 2026 di Ngabang. Tekankan inovasi di tengah efisiensi anggaran dan resmikan kantor baru Desa Hilir Tengah. (Foto: Hendri M.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memimpin langsung apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Hilir Tengah, Ngabang, Senin (19/1/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah, Kepala OPD, para camat, hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Landak.
Momentum Hari Desa Nasional tahun ini mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia”, yang juga dirangkaikan dengan peresmian gedung baru Kantor Desa Hilir Tengah.
Dalam keterangannya usai wawancara, Bupati Karolin mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk tetap menyatukan semangat dalam membangun wilayah masing-masing.
Meskipun saat ini dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Karolin menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak boleh menurunkan performa pembangunan di tingkat desa.
“Efisiensi jangan menjadi pematah semangat. Justru dengan efisiensi kita dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan cermat dalam menentukan prioritas pembangunan desa,” ujar Karolin.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa diberikan keleluasaan untuk menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan wilayah dengan tetap mengacu pada delapan prioritas nasional penggunaan Dana Desa 2026.
Menurutnya, peringatan ini merupakan penegasan komitmen pemerintah sesuai Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024 yang memposisikan desa sebagai subjek utama pembangunan.
Pada kesempatan itu, Karolin memaparkan delapan fokus utama penggunaan Dana Desa tahun 2026 yang mencakup penanganan kemiskinan ekstrem hingga penguatan ketahanan pangan dan energi.
Fokus lainnya meliputi layanan dasar kesehatan, dukungan Koperasi Desa Merah Putih, infrastruktur padat karya, digitalisasi desa, hingga pengembangan potensi keunggulan lokal desa.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial melalui penyerahan bantuan logistik bagi 20 desa di 7 kecamatan yang sempat terdampak bencana banjir baru-baru ini.
Bantuan berupa beras dan mie instan tersebut disalurkan kepada 3.635 Kepala Keluarga, yang bersumber dari cadangan pangan daerah dan dukungan Menteri Dalam Negeri melalui BNPP.
Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, Bupati Karolin juga menyerahkan 300 bibit tanaman produktif kepada warga setempat, mulai dari bibit mangga, nangka, hingga jambu kristal.
Aksi penanaman bibit mangga dilakukan secara simbolis di halaman kantor desa bersama jajaran Pemkab Landak dan pihak KPH Kabupaten Landak.
Rangkaian agenda ini ditutup dengan peresmian gedung baru Kantor Desa Hilir Tengah yang ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Bupati.
Karolin berharap gedung kantor yang lebih representatif ini dapat memacu kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan yang lebih prima dan transparan kepada masyarakat.
- Penulis: Hendri M
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar