Meriahkan Tradisi Baroah, 36 Tim Sepak Bola Bertarung di Open Turnamen Roah Cup Sairi Bagan 2026
- account_circle Hendri M
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- print Cetak

Sebanyak 36 tim ikuti Open Turnamen Roah Cup Sairi Bagan 2026 di Desa Amboyo Selatan. Ajang olahraga ini digelar untuk memeriahkan tradisi adat Baroah. (Foto: Hendri M.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com — Lapangan Dusun Sairi Bagan, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, menjadi saksi dimulainya ajang bergengsi Open Turnamen Sepak Bola Roah Cup Sairi Bagan 2026 Seri I. Kompetisi ini resmi dibuka pada Sabtu (21/2/2026) siang sebagai bagian dari rangkaian perayaan tradisi tahunan masyarakat setempat.
Sebanyak 36 tim kesebelasan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Landak, termasuk peserta dari wilayah jauh seperti Kecamatan Air Besar (Serimbu), siap memperebutkan gelar juara dalam turnamen yang penuh gengsi ini.
Acara dibuka secara simbolis melalui prosesi kick off oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudporapar Landak, Erni, yang mewakili pemerintah daerah. Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimcam Ngabang, perangkat desa, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.
Laga perdana mempertemukan tuan rumah, Barakat FC, melawan tim tamu Muda FC dari Pahauman. Pertandingan berlangsung sengit dengan aksi jual beli serangan yang memukau ratusan penonton yang memadati pinggir lapangan. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, Muda FC berhasil unggul tipis dengan skor 1-0.
Turnamen Roah Cup 2026 ini bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Kegiatan ini digelar khusus untuk memeriahkan tradisi Baroah atau ulang tahun padi yang puncaknya akan dilaksanakan pada 26–27 Maret 2026 mendatang.
Tradisi Roah merupakan bentuk syukur dan doa bersama masyarakat atas hasil panen. Dalam adat tersebut, dikenal prosesi “ngaleko bahanyi”, yaitu ritual mengambil padi baru sebagai ungkapan terima kasih kepada Jubata (Tuhan Yang Maha Esa).
Kepala Dusun Sairi Bagan, Sudariono, berharap turnamen perdana ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang didukung oleh pemerintah kabupaten.
“Tujuan utama kami adalah menggali bakat anak-anak muda agar mereka fokus pada kegiatan positif. Lewat sepak bola, kami ingin membentuk karakter yang kuat dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” tegas Sudariono.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Jati Supul menekankan bahwa selain kompetisi, ajang ini adalah sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga kampung. Dengan semangat sportivitas, Roah Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet terbaik yang nantinya dapat membawa nama harum Kabupaten Landak di kancah yang lebih luas.
- Penulis: Hendri M
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar