Nahas, Motor Pelajar di Beduai Hantam Mobil yang Putar Balik Mendadak, Korban Tewas di Puskesmas
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

Nahas, Motor Pelajar di Beduai Hantam Mobil yang Putar Balik Mendadak, Korban Tewas di Puskesmas. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NgabangTimes.Com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Beduai, Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, pada Jumat pagi (9/1/2026). Peristiwa yang terjadi saat jam keberangkatan sekolah dan kerja ini melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil penumpang, yang mengakibatkan seorang pelajar kehilangan nyawa.
Insiden maut tersebut berlangsung sekitar pukul 07.10 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha MX King warna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh AVB (17), seorang pelajar asal Dusun Pelinduk, Desa Sei Ilai. Sementara itu, mobil Toyota Xenia putih dengan nomor polisi KB 1170 DC dikemudikan oleh seorang pria berinisial SS (33).
Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Pihak kepolisian segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
“Petugas kami segera mendatangi TKP, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melakukan langkah-langkah kepolisian guna memastikan penyebab kecelakaan secara objektif dan profesional,” ujar AKP Heri Triyana.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat AVB yang mengendarai motor melaju dari arah Kecamatan Kembayan menuju arah Kecamatan Sekayam.
Nahas, setibanya di lokasi kejadian, mobil Toyota Xenia yang dikemudikan SS secara tiba-tiba melakukan manuver putar arah tepat di depan lajur sepeda motor korban. Karena jarak yang sudah sangat dekat, AVB tidak memiliki ruang untuk menghindar. Benturan keras terjadi pada sisi mobil, yang menyebabkan korban terpental dan terjatuh di aspal.
Akibat benturan hebat tersebut, korban mengalami cedera yang sangat serius. Petugas medis di Puskesmas Beduai sempat memberikan penanganan darurat, namun nyawa remaja tersebut tidak dapat diselamatkan.
AKP Heri Triyana menjelaskan secara terperinci kondisi korban yang mengalami dislokasi pada sendi pergelangan tangan kanan dan kiri. Selain itu, terdapat luka robek di bagian kepala, tepat di atas kedua kelopak mata dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Luka-luka berat inilah yang menjadi faktor utama korban dinyatakan meninggal dunia.
Pihak Kepolisian Sektor Beduai menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini. AKP Heri Triyana juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.
Ia mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi sekitar benar-benar aman sebelum melakukan manuver kendaraan, seperti memutar arah.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keselamatan sebelum melakukan manuver kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar