Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Masuk Ilegal hingga Overstay, Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dipulangkan Paksa Lewat Perbatasan Entikong

Masuk Ilegal hingga Overstay, Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dipulangkan Paksa Lewat Perbatasan Entikong

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com — Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Sarawak, Malaysia, kembali memfasilitasi pelaksanaan deportasi dan repatriasi massal terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Kamis (22/1/2026), KJRI Kuching merinci proses pemulangan paksa yang dilakukan oleh otoritas berwenang di Malaysia sepanjang bulan Januari ini.

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melakukan deportasi terhadap total 150 WNI yang terbagi dalam tiga gelombang pengiriman akibat berbagai pelanggaran.

Gelombang pertama terjadi pada 14 Januari 2026, sebanyak 81 orang dipulangkan dari Depot Imigresen Bekenu, Miri, setelah menjalani masa tahanan di sana.

Selanjutnya, pada 15 Januari 2026, sebanyak 24 orang dideportasi, disusul gelombang ketiga pada 19 Januari 2026 sebanyak 45 orang dari Depot Imigresen Semuja, Serian.

Selain proses deportasi paksa, KJRI Kuching juga melaksanakan program repatriasi mandiri terhadap 6 orang WNI dari Tempat Singgah Sementara (TSS) KJRI Kuching pada 15 Januari 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebagian besar WNI yang dideportasi tersebut diketahui melakukan pelanggaran serius terhadap aturan keimigrasian di Malaysia.

Beberapa pelanggaran utama yang tercatat antara lain masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal melalui jalur tidak resmi serta bekerja tanpa dokumen visa kerja yang sah.

Banyak pula di antara mereka yang terjaring operasi karena telah melebihi batas waktu tinggal (overstay) serta terlibat dalam berbagai pelanggaran hukum lainnya.

KJRI Kuching mencatat tren yang cukup tinggi sejak awal tahun 2026, di mana total sudah 321 orang WNI dideportasi oleh otoritas Malaysia dan 7 orang dipulangkan melalui skema repatriasi.

Pihak Konsulat Jenderal terus memberikan imbauan keras kepada seluruh WNI maupun PMI yang berada di wilayah Sarawak agar selalu mematuhi ketentuan hukum setempat.

Kepatuhan terhadap aturan keimigrasian sangat ditekankan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan hak-hak para pekerja migran selama berada di luar negeri.

KJRI Kuching berkomitmen untuk terus memfasilitasi proses pemulangan warga negara yang bermasalah agar dapat kembali ke tanah air dengan aman melalui pintu perbatasan resmi.

Masyarakat diharapkan lebih waspada dan menggunakan jalur prosedural jika ingin bekerja ke Malaysia guna menghindari tindakan hukum dan deportasi di masa mendatang.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambah Jadwal Terbang, Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket Khusus ASN Kalbar

    Tambah Jadwal Terbang, Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket Khusus ASN Kalbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik langkah maskapai nasional Garuda Indonesia dalam memperkuat konektivitas udara di wilayah ini. Kabar baik muncul bagi para pegawai daerah, di mana Garuda Indonesia resmi menyediakan potongan harga khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalbar untuk tahun 2026. Hal tersebut mengemuka saat Gubernur Kalimantan Barat, […]

  • Strategi Menjadi Clipper Video Profesional dengan Nilai Jual Tinggi

    Strategi Menjadi Clipper Video Profesional dengan Nilai Jual Tinggi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Pesatnya pertumbuhan industri kreatif digital membuka peluang profesi baru yang kian menjanjikan, salah satunya adalah pembuat potongan video atau yang akrab disapa clipper. Namun, untuk menghasilkan karya yang dihargai tinggi, dibutuhkan teknik penyuntingan mendalam yang tidak sekadar memotong durasi video. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Selasa, 24 Juni 2025, terdapat empat tahapan […]

  • Hilirisasi Aluminium Rp 104 Triliun Diuji: Bupati Landak Ingatkan Ancaman Limbah Red Mud dan Kedaulatan SDM Lokal

    Hilirisasi Aluminium Rp 104 Triliun Diuji: Bupati Landak Ingatkan Ancaman Limbah Red Mud dan Kedaulatan SDM Lokal

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Hendri M/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Rencana ambisius pemerintah pusat untuk mengakselerasi hilirisasi aluminium di Kalimantan Barat melalui revisi Proyek Strategis Nasional (PSN) menghadapi tantangan serius dari pemangku kepentingan daerah. Di balik nilai investasi raksasa sebesar Rp 104,55 triliun, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyuarakan kekecewaan mendalam atas minimnya pelibatan masyarakat di wilayah hulu tambang serta ancaman kerusakan lingkungan […]

  • Solusi Praktis Membuat Bolu Pisang Kukus Lezat Tanpa Mixer dan Timbangan

    Solusi Praktis Membuat Bolu Pisang Kukus Lezat Tanpa Mixer dan Timbangan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Bolu pisang hingga kini masih menjadi salah satu kudapan favorit keluarga karena cita rasa manis alaminya yang khas serta aroma yang menggugah selera. Menariknya, bagi masyarakat yang tidak memiliki timbangan dapur atau alat elektronik seperti mixer, pembuatan kue ini kini bisa dilakukan dengan metode takaran sendok yang lebih sederhana. Selain praktis, resep […]

  • Sungai Sekadau Meluap, 11.583 Warga di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terdampak Banjir

    Sungai Sekadau Meluap, 11.583 Warga di Nanga Taman dan Nanga Mahap Terdampak Banjir

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (8/1/2026) dini hari. Meluapnya Sungai Sekadau dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam, hingga merendam permukiman warga di Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Nanga Mahap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko Susilo, […]

  • Tutup Persami KKRI Gelombang IV di Ngabang, Kodim 1210/Landak Sukses Cetak Generasi Muda Berjiwa Bela Negara

    Tutup Persami KKRI Gelombang IV di Ngabang, Kodim 1210/Landak Sukses Cetak Generasi Muda Berjiwa Bela Negara

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Pend/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Upacara Penutupan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Lapangan Upacara Kodim 1210/Landak pada Minggu (15/2/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di markas Kodim, Jalan Ngabang–Anjungan, Kecamatan Ngabang ini ditutup dengan suasana khidmat dan tertib. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapten […]

expand_less