Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Tanpa Dokumen, 1,6 Ton Telur dan Ratusan Kilo Kulit Sapi dan Burug Kicau Ditahan di Pintu Pelabuhan Pontianak

Tanpa Dokumen, 1,6 Ton Telur dan Ratusan Kilo Kulit Sapi dan Burug Kicau Ditahan di Pintu Pelabuhan Pontianak

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com — Karantina Kalimantan Barat kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga keamanan pangan di pintu masuk wilayah Bumi Khatulistiwa. Tim pengawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak berhasil mengamankan ribuan kilogram komoditas hewan ilegal pada Kamis (19/2/2026).

Operasi ini dilakukan saat petugas melakukan pengawasan rutin terhadap kapal yang sandar di pelabuhan tersebut.

Petugas menemukan tumpukan komoditas hewan dan produk turunannya di dalam sebuah truk yang tidak dilengkapi dokumen kesehatan dari daerah asal.

Barang bukti yang disita meliputi 7 ekor burung cucak hijau, 2 ekor burung kolibri, serta 1.650 kilogram telur konsumsi yang dikemas dalam 165 ikat.

Selain itu, petugas juga menemukan 480 kilogram kulit sapi yang disimpan dalam 12 karung tanpa adanya sertifikat resmi.

Pihak ekspedisi maupun pengangkut tidak mampu menunjukkan dokumen kesehatan saat dilakukan pemeriksaan intensif oleh petugas di lapangan.

Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Atas temuan tersebut, Karantina Kalbar kini memberlakukan status penahanan terhadap seluruh barang bukti tersebut di kantor karantina.

Kepala Balai Karantina Kalimantan Barat, Ferdi, menegaskan bahwa penahanan ini adalah langkah wajib untuk mencegah masuknya penyakit hewan menular.

“Tindakan penahanan ini sesuai dengan UU 21 tahun 2019 dan merupakan langkah pencegahan wajib guna memastikan setiap produk hewan yang masuk terjamin kesehatannya,” ujar Ferdi pada Kamis (19/2/2026).

Ferdi juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar selalu melengkapi persyaratan karantina saat akan mengirim komoditas hewan antarwilayah.

Ia mengingatkan bahwa risiko penyebaran penyakit hewan sangat berbahaya bagi keamanan pangan serta stabilitas ekonomi para peternak lokal di Kalimantan Barat.

“Kami menghimbau kepada masyarakat wajib melengkapi persyaratan perkarantinaan karena risiko penyakit sangat mempertaruhkan ekonomi peternak kita,” tegasnya.

Karantina Kalbar memastikan setiap prosedur penahanan dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku demi menjaga integritas pengawasan.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pengusaha jasa pengiriman agar tidak lagi mengabaikan kewajiban sertifikasi kesehatan komoditas.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Perketat Patroli di SPBU Kuala Behe Landak Antisipasi Aksi Kriminal

    Polisi Perketat Patroli di SPBU Kuala Behe Landak Antisipasi Aksi Kriminal

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Kepolisian Sektor Kuala Behe meningkatkan patroli rutin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dusun Engkalong, Desa Nyayum, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan di kawasan vital yang rawan tindak kriminal, Minggu, 25 Januari 2026. Patroli tersebut dilaksanakan oleh Aipda Andri sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan […]

  • Stimulus Ramadan–Lebaran 2026: Diskon Transportasi, Bansos, hingga THR ASN

    Stimulus Ramadan–Lebaran 2026: Diskon Transportasi, Bansos, hingga THR ASN

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada sektor […]

  • Jalan Rusak Landak Viral di Medsos, Karolin: Kami Tidak Menutup Mata, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    Jalan Rusak Landak Viral di Medsos, Karolin: Kami Tidak Menutup Mata, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Keluhan warga mengenai kondisi jalan rusak di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Landak terus membanjiri media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat pedesaan banyak menyoroti jalan tanah berlubang dan akses antar-desa yang sulit dilalui saat musim hujan sehingga menghambat aktivitas harian. Menanggapi hal tersebut, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa pemerintah […]

  • Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

    Fokus Perbaikan Fungsional, Pemprov Kalbar Targetkan Puluhan Ruas Jalan Tetap Layak Lalui di Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan arah kebijakan pembangunannya dengan menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu fokus utama. Langkah ini diambil guna menjaga konektivitas antarwilayah serta memastikan distribusi ekonomi tetap berjalan lancar, meskipun saat ini pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran. Pemerintah menyadari bahwa kondisi jalan di sejumlah daerah masih menjadi keluhan masyarakat, […]

  • Kekuasaan di Ruang Sempit: KPK Kritik Wacana Pilkada via DPRD

    Kekuasaan di Ruang Sempit: KPK Kritik Wacana Pilkada via DPRD

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan peringatan keras terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). KPK menilai skema tersebut berpotensi memperbesar risiko transaksi kekuasaan dan korupsi politik yang sulit terdeteksi publik. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan hal itu dalam diskusi bertajuk Pilkada Melalui DPRD—Menyoal Biaya Tinggi Politik yang digelar bersama […]

  • Setahun Karolin-Erani: Sukses Perkuat Fasilitas Medis hingga Jaga Stabilitas Pangan

    Setahun Karolin-Erani: Sukses Perkuat Fasilitas Medis hingga Jaga Stabilitas Pangan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Satu tahun pertama sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, kepemimpinan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, bersama Wakil Bupati Erani, menunjukkan strategi yang jelas: mendahulukan kebutuhan dasar masyarakat sambil membangun jalan dan jembatan secara bertahap. Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas karena kebijakan penghematan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak memilih […]

expand_less