Breaking News
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Jangan Dipaksakan! Kenali Tanda Bahaya Ini Agar Penderita Diabetes Tetap Aman Saat Berpuasa

Jangan Dipaksakan! Kenali Tanda Bahaya Ini Agar Penderita Diabetes Tetap Aman Saat Berpuasa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Menjalankan ibadah puasa bagi penyandang diabetes atau diabetesi memerlukan perhatian dan kehati-hatian ekstra. Perubahan pola makan serta jadwal konsumsi obat selama berpuasa sangat memengaruhi fluktuasi kadar gula darah dalam tubuh.

Pentingnya mengenali tanda bahaya saat berpuasa menjadi kunci utama agar diabetesi terhindar dari komplikasi kesehatan yang serius. Hal tersebut disampaikan oleh edukator kesehatan Mardiana, S.Tr.Kep, saat memberikan materi edukasi kepada komunitas diabetes di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Jumat (9/1/2026).

Mardiana menjelaskan bahwa selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu cukup lama. Kondisi ini berisiko menyebabkan kadar gula darah turun drastis (hipoglikemia) atau justru melonjak terlalu tinggi (hiperglikemia).

Gejala Hipoglikemia: Segera Batalkan Puasa

Menurut Mardiana, puasa harus segera dihentikan atau dibatalkan apabila penyandang diabetes mulai merasakan gejala lemas yang luar biasa, tubuh gemetar, hingga keluar keringat dingin.

Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi pusing atau sakit kepala, pandangan mulai kabur, serta detak jantung yang terasa lebih cepat. Jika dilakukan pengecekan mandiri dan kadar gula darah menunjukkan angka di bawah 70 mg/dl, maka tindakan darurat harus diambil.

“Segera konsumsi makanan atau minuman manis untuk menaikkan kadar gula darah jika gejala tersebut muncul,” terang Mardiana di hadapan para peserta edukasi.

Risiko Hiperglikemia dan Dehidrasi Berat

Selain gula darah rendah, diabetesi juga dihantui risiko hiperglikemia, yakni kondisi di mana gula darah melampaui angka 300 mg/dl. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa memicu kegawatdaruratan medis seperti ketoasidosis diabetes.

Oleh karena itu, Mardiana menyarankan agar puasa sebaiknya dihentikan jika gula darah terlalu tinggi dan penderita segera mencari bantuan medis profesional. Selain masalah gula darah, tanda bahaya lain yang wajib diperhatikan adalah:

• Dehidrasi berat (kekurangan cairan yang ekstrem).
• Munculnya nyeri dada atau rasa sesak napas.
• Terjadinya penurunan kesadaran atau kebingungan.

Sebagai penutup, Mardiana mengingatkan kembali bahwa dengan mengenali tanda-tanda bahaya sejak dini, para penyandang diabetes dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih aman, bijak, dan tetap menjaga kesehatan fisik secara optimal.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Faktor Utama Penyebab Banjir: Kenali Pemicunya untuk Cegah Dampak Buruk

    5 Faktor Utama Penyebab Banjir: Kenali Pemicunya untuk Cegah Dampak Buruk

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com– Bencana banjir masih menjadi persoalan tahunan yang memberikan dampak kerugian besar bagi masyarakat. Meski sering dianggap sebagai fenomena alam biasa, banjir sejatinya merupakan hasil dari ketidakseimbangan lingkungan yang dipicu oleh berbagai faktor. Melansir informasi dari kanal YouTube “Apa Ya?”, bencana ini bukan sekadar urusan curah hujan, melainkan rentetan peristiwa yang saling berkaitan. Memahami […]

  • Kepala Kemenag Landak Sidak Sarpras KUA: Bantuan Utuh, ASN Wajib Tingkatkan Disiplin Pelayanan

    Kepala Kemenag Landak Sidak Sarpras KUA: Bantuan Utuh, ASN Wajib Tingkatkan Disiplin Pelayanan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, Abdulbar, melakukan kunjungan monitoring ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandor dan KUA Kecamatan Sengah Temila pada Selasa (20/1/2026). Agenda ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan tugas serta fungsi KUA di wilayah Kabupaten Landak. Fokus utama monitoring kali ini adalah meninjau langsung […]

  • Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda panen serentak nasional yang juga dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia di Provinsi Jawa Barat. Dalam momentum tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pencapaian strategis nasional di […]

  • M7 World Championship Jadi Etalase Budaya Indonesia

    M7 World Championship Jadi Etalase Budaya Indonesia

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com – Tokoh Gatotkaca, batik, dan seni pertunjukan tradisi membuka M7 World Championship 2026, kejuaraan dunia gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Ajang esports berskala global ini dimanfaatkan pemerintah untuk menampilkan identitas budaya Indonesia kepada komunitas gim internasional. Kejuaraan dunia MLBB tersebut dibuka Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene […]

  • Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Darit, Dandim Landak Pastikan Progres Capai 40 Persen

    Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Darit, Dandim Landak Pastikan Progres Capai 40 Persen

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Komandan Kodim 1210/Landak, Letkol Kav Andy Setio Untoro, melaksanakan pemantauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peninjauan ini dipusatkan di lokasi pembangunan yang berada di Jalan Darit–Bengkayang, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, pada Kamis (22/1/2026) sore. Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana […]

  • Jalan Rusak Landak Viral di Medsos, Karolin: Kami Tidak Menutup Mata, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    Jalan Rusak Landak Viral di Medsos, Karolin: Kami Tidak Menutup Mata, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Keluhan warga mengenai kondisi jalan rusak di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Landak terus membanjiri media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat pedesaan banyak menyoroti jalan tanah berlubang dan akses antar-desa yang sulit dilalui saat musim hujan sehingga menghambat aktivitas harian. Menanggapi hal tersebut, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa pemerintah […]

expand_less