Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

Targetkan Mandiri Pangan, Wagub Krisantus Kurniawan Panen Padi Serentak di Mempawah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NgabangTimes.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda panen serentak nasional yang juga dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia di Provinsi Jawa Barat.

Dalam momentum tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pencapaian strategis nasional di sektor agraria. Presiden menyatakan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai kemandirian yang nyata sebagai bangsa yang kuat.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucap Presiden RI.

Menurut Presiden, pada akhir tahun 2025, Indonesia tercatat memiliki lebih dari 3 juta ton cadangan beras di gudang pemerintah. Jumlah tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan swasembada pangan sekaligus gambaran kekuatan bangsa Indonesia di mata dunia.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya panen tersebut. Ia menilai Kabupaten Mempawah memiliki modal penting berupa lahan persawahan yang sangat luas untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

“Tadi saya sempat berdialog dengan Ibu Bupati, dan memang Kabupaten Mempawah ini memiliki lahan sawah yang cukup luas. Ini menjadi modal penting bagi kita untuk mewujudkan swasembada pangan,” terangnya.

Krisantus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memiliki harapan besar agar ke depannya wilayah ini mampu memproduksi padi secara mandiri. Target utamanya adalah memenuhi kebutuhan daerah sendiri sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan beras impor atau luar daerah.

“Artinya kita mampu memproduksi padi secara mandiri untuk kebutuhan Kalimantan Barat. Ini menjadi target bersama pemerintah provinsi,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI tersebut.

Selain fokus pada produksi, Krisantus juga menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) gabah. Kebijakan ini dinilai memberikan jaminan ekonomi bagi petani sehingga sektor pertanian dapat menjadi mata pencaharian utama yang menjanjikan.

“Sekarang harga gabah sudah ditentukan oleh pemerintah. Dengan kondisi seperti ini, sawah bisa menjadi mata pencaharian utama masyarakat. Apalagi jika bisa panen hingga empat kali dalam setahun, tentu ini sangat bernilai secara ekonomi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Barat untuk terus memperkuat sektor pertanian, mulai dari sisi produksi hingga kesejahteraan petani, demi mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Mempawah Erlina menyatakan bahwa sektor pertanian tetap menjadi unggulan di wilayahnya. Keberhasilan swasembada nasional dianggap sebagai bukti bahwa petani Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri melalui sinergi lintas sektor.

Erlina menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Kementerian Pertanian dengan memperkuat peran penyuluh, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan teknologi pertanian berbasis kearifan lokal.

“Tentunya capaian ini dapat dipertahankan untuk kemandirian pertanian Indonesia. Kita optimis dapat mempertahankan swasembada pangan di Kabupaten Mempawah untuk kesejahteraan petani,” pungkas Erlina.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tengah gencar melaksanakan berbagai program pendukung, seperti Optimalisasi Lahan (OPLAH), gerakan tanam serentak, serta pembangunan infrastruktur pengairan untuk mencapai target surplus beras.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembunyikan Sabu di Bawah Kasur, Ibu Rumah Tangga di Mandor Tak Berkutik Diciduk Polisi

    Sembunyikan Sabu di Bawah Kasur, Ibu Rumah Tangga di Mandor Tak Berkutik Diciduk Polisi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com – Komitmen Polres Landak dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil nyata. Tim Satresnarkoba Polres Landak berhasil meringkus seorang perempuan berinisial TA yang diduga kuat sebagai pengedar sabu di Dusun Bebatung, Desa Bebatung, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Penangkapan yang berlangsung pada Senin malam (12/1/2026) sekitar pukul 19.20 WIB ini berawal dari laporan proaktif […]

  • Pimpin Hari Desa Nasional di Ngabang, Bupati Karolin Tekankan Efisiensi Bukan Pematah Semangat Membangun

    Pimpin Hari Desa Nasional di Ngabang, Bupati Karolin Tekankan Efisiensi Bukan Pematah Semangat Membangun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memimpin langsung apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Hilir Tengah, Ngabang, Senin (19/1/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah, Kepala OPD, para camat, hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Landak. Momentum Hari Desa Nasional tahun ini mengusung […]

  • Aturan Baru Komdigi: Nomor Ponsel Harus Terhubung Identitas Pemilik

    Aturan Baru Komdigi: Nomor Ponsel Harus Terhubung Identitas Pemilik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ngabang Times
    • 0Komentar

    NgabangTimes.com — Pemerintah resmi mengubah aturan registrasi kartu SIM. Mulai sekarang, aktivasi kartu perdana wajib menggunakan pemindaian wajah atau face recognition. Kebijakan ini diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan tertuang dalam Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026. Aturan baru ini diterapkan untuk menekan penipuan online, spam, dan kejahatan siber yang menggunakan nomor seluler […]

  • Strategi Menjadi Clipper Video Profesional dengan Nilai Jual Tinggi

    Strategi Menjadi Clipper Video Profesional dengan Nilai Jual Tinggi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      NgabangTimes.Com – Pesatnya pertumbuhan industri kreatif digital membuka peluang profesi baru yang kian menjanjikan, salah satunya adalah pembuat potongan video atau yang akrab disapa clipper. Namun, untuk menghasilkan karya yang dihargai tinggi, dibutuhkan teknik penyuntingan mendalam yang tidak sekadar memotong durasi video. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Selasa, 24 Juni 2025, terdapat empat tahapan […]

  • Makna Tarhib Ramadan: Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Melapangkan Hati

    Makna Tarhib Ramadan: Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Melapangkan Hati

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com– Menjelang bulan suci, istilah “Tarhib Ramadan” sering terdengar di tengah masyarakat. Namun, masih banyak yang belum memahami esensi mendalam dari kegiatan tersebut. Melalui kanal YouTube Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Tarhib bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mendasar dalam menyiapkan kondisi batin. Ustaz Adi memaparkan bahwa kata Tarhib berakar dari kata Rahaba yang […]

  • Terbanyak se-Kalbar! Pemkab Landak Raih Penghargaan Usai Rampungkan 92 Produk Hukum dalam Setahun

    Terbanyak se-Kalbar! Pemkab Landak Raih Penghargaan Usai Rampungkan 92 Produk Hukum dalam Setahun

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    NgabangTimes.Com — Pemerintah Kabupaten Landak mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Kalimantan Barat dalam hal tata kelola regulasi daerah. Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Landak dinobatkan sebagai daerah dengan jumlah pelaksanaan pengharmonisasian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Raperkada) terbanyak di Kalbar. Atas capaian tersebut, Pemkab Landak menerima penghargaan dalam Rapat Koordinasi Harmonisasi […]

expand_less